Senin, 09 September 2024

Anggota Koramil 06/Singkohor Laksanakan Perawatan Tanaman Pinang dan Jengkol di Lahan Ketahanan Pangan Koramil

anggota Koramil 0109-06/Singkohor mengelola dan merawat lahan ketahanan pangan yang ada di wilayah
ACEH SINGKIL, Singkohor, 08 September 2024 – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, anggota Koramil 0109-06/Singkohor kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola dan merawat lahan ketahanan pangan yang ada di wilayah tanggung jawab mereka. Kali ini, kegiatan perawatan dilakukan terhadap tanaman pohon pinang dan jengkol yang telah tumbuh subur di lahan tersebut.

Kegiatan perawatan ini merupakan bagian dari program yang berkelanjutan, di mana Koramil 06/Singkohor terus aktif melaksanakan berbagai langkah untuk mengoptimalkan hasil produksi dari lahan ketahanan pangan. Tanaman pinang dan jengkol dipilih karena selain bernilai ekonomis tinggi, keduanya juga memiliki potensi besar sebagai komoditas yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah Singkohor.

Proses perawatan tanaman dilakukan dengan teliti oleh anggota Koramil 06/Singkohor, dimulai dari pembersihan gulma yang tumbuh liar di sekitar tanaman, pemupukan, hingga penyiraman rutin. Tujuan dari seluruh langkah ini adalah untuk memastikan bahwa tanaman mendapatkan kondisi yang optimal untuk tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah.

Komandan Koramil 06/Singkohor Kapten Inf L. Simamora menyampaikan bahwa perawatan tanaman ini tidak hanya menjadi tugas formal semata, namun juga bagian dari kontribusi nyata TNI dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal. “Ketahanan pangan bukan hanya tugas petani, tapi kita semua, termasuk kami di jajaran TNI. Oleh karena itu, perawatan lahan ini merupakan salah satu cara kami untuk memastikan bahwa masyarakat di sekitar Singkohor dapat merasakan manfaat langsung dari program ini,” ungkapnya.

Lahan ketahanan pangan Koramil 06/Singkohor sendiri telah lama dikelola dengan sistem yang terencana dan melibatkan berbagai pihak, termasuk warga setempat. Para anggota Koramil turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai teknik bertani yang baik, sehingga diharapkan masyarakat bisa semakin mandiri dalam mengelola lahan pertanian mereka.

Tanaman pinang dan jengkol memiliki nilai jual yang cukup tinggi di pasar lokal maupun nasional. Pinang, yang sering digunakan sebagai bahan dasar industri obat-obatan dan kosmetik, telah menjadi komoditas penting dalam beberapa tahun terakhir. Begitu pula dengan jengkol, meskipun dikenal memiliki aroma yang khas, namun permintaan terhadap buah ini terus meningkat, terutama untuk konsumsi domestik.

Dengan adanya lahan ketahanan pangan ini, Koramil 06/Singkohor berharap dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat sekitar untuk turut serta dalam menjaga ketahanan pangan. Diharapkan, lahan ini tidak hanya menjadi simbol dari program nasional, tetapi juga dapat menjadi contoh konkret bagi masyarakat dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah berbagai tantangan, seperti perubahan iklim dan fluktuasi ekonomi.

Lebih lanjut, Komandan Koramil juga menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. “TNI tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan dari masyarakat, terutama dalam hal pengelolaan lahan dan pemeliharaan tanaman. Dengan bekerja sama, kita bisa memastikan bahwa program ini akan berhasil dan memberikan manfaat jangka panjang,” tegasnya.

Selain itu, Koramil 06/Singkohor juga berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan inovasi dalam pengelolaan lahan ketahanan pangan ini. Mereka secara rutin melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan tanaman serta melakukan tindakan preventif terhadap kemungkinan serangan hama atau penyakit yang dapat mengganggu hasil panen.

Upaya perawatan tanaman pinang dan jengkol ini merupakan wujud nyata dari dedikasi dan komitmen Koramil 06/Singkohor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus menjadi bentuk kontribusi TNI kepada masyarakat. (*Singkil Post)

Bagikan

Jangan lewatkan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.