Selasa, 22 Oktober 2024

Babinsa Koramil 03/Gunung Meriah Bantu Petani Tanjung Betik Usir Hama Burung dan Pantau Lahan Padi

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah mendampingi petani setempat untuk mencapai ketahanan pangan
ACEH SINGKIL, Gunung Meriah, 21 Oktober 2024 - Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serda Jonson, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi petani setempat untuk mencapai ketahanan pangan. Kali ini, ia melakukan kunjungan ke lahan padi yang sudah mulai berbuah di Desa Tanjung Betik, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Dalam kegiatan tersebut, Serda Jonson tidak hanya memberikan arahan kepada petani, tetapi juga turun langsung ke sawah untuk membantu mereka mengatasi serangan hama burung yang mengancam hasil panen.

Di bawah terik matahari, Serda Jonson menyaksikan sendiri bagaimana hamparan sawah yang hijau di Desa Tanjung Betik sudah mulai menunjukkan tanda-tanda keberhasilan. Bulir-bulir padi yang menguning menjadi bukti nyata dari kerja keras para petani selama beberapa bulan terakhir. Namun, ancaman dari hama burung menjadi kekhawatiran utama yang dapat merusak hasil kerja keras mereka.

Hama burung, yang kerap kali menyerang tanaman padi yang sudah berbuah, merupakan ancaman serius bagi petani. Burung-burung ini biasanya menyerbu dalam kelompok besar dan bisa menyebabkan kerugian yang signifikan jika tidak segera ditangani. Serda Jonson memahami pentingnya menjaga produktivitas pertanian bagi warga di desanya, sehingga ia tak segan-segan terjun langsung untuk membantu para petani menghalau hama tersebut.

Dengan cara-cara tradisional seperti menggunakan tali pengusir burung yang dipasang di sekitar lahan, serta membuat suara keras untuk menakut-nakuti burung-burung yang hinggap di tanaman padi, Serda Jonson bersama petani setempat berupaya menjaga agar bulir-bulir padi yang hampir matang itu tidak dimakan hama. Tindakan ini diharapkan bisa meminimalkan kerugian dan memastikan para petani tetap dapat memanen padi dengan hasil yang maksimal.

Dalam kunjungannya, Serda Jonson juga memberikan motivasi kepada para petani untuk tetap semangat dan tidak putus asa dalam menghadapi tantangan di lapangan. Ia menekankan pentingnya kebersamaan antara petani dan pemerintah, khususnya TNI, dalam menjaga ketahanan pangan. Menurutnya, keberhasilan pertanian bukan hanya tanggung jawab petani, tetapi juga tanggung jawab bersama dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi.

Ia juga mengingatkan bahwa ancaman dari hama burung bisa diatasi dengan kerja sama dan strategi yang tepat. Selain itu, upaya pencegahan serangan hama tidak boleh hanya dilakukan saat musim panen tiba, melainkan harus dilakukan secara terus-menerus sejak tanaman padi ditanam. Dengan begitu, petani dapat mengurangi risiko kehilangan hasil panen akibat serangan hama.

Seiring dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan nasional, kehadiran Babinsa seperti Serda Jonson di lapangan menjadi salah satu bentuk nyata dukungan terhadap program tersebut. Kolaborasi antara petani dan TNI diharapkan dapat terus berjalan dengan baik, sehingga target produksi pangan, khususnya padi, dapat tercapai sesuai dengan harapan.

Babinsa Koramil 03/Gunung Meriah akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan di lapangan untuk memastikan agar lahan-lahan padi yang sudah berbuah tersebut dapat dipanen dengan hasil yang memuaskan. (*Singkil Post)

Bagikan

Jangan lewatkan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.