Selasa, 27 Mei 2025

Dekat dengan Rakyat, Kopda Iswanto Pantau Langsung UMKM Ikan Asin di Kuala Baru Laut

Babinsa Koramil 0109-05/Kuala Baru, melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pengolahan ikan asin
ACEH SINGKIL, Kuala Baru, 26 Mei 2025 — Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, Kopda Iswanto, Babinsa Koramil 0109-05/Kuala Baru, melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pengolahan ikan asin di Desa Kuala Baru Laut, Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI melalui Babinsa dalam mendampingi dan mendorong kemajuan sektor usaha rakyat, khususnya di wilayah binaannya. Dalam kunjungannya, Kopda Iswanto melihat secara dekat proses pengolahan ikan asin yang dilakukan secara tradisional oleh para pelaku usaha lokal, mulai dari tahap penjemuran, penggaraman, hingga proses pengemasan.

Desa Kuala Baru Laut dikenal sebagai salah satu sentra pengolahan ikan asin di pesisir Aceh Singkil. Dengan sumber daya laut yang melimpah, mayoritas warga menggantungkan hidup dari hasil tangkapan laut, termasuk mengolah ikan menjadi produk bernilai tambah seperti ikan asin. Namun, di tengah tantangan modernisasi dan persaingan pasar, para pelaku UMKM ini memerlukan dorongan serta pendampingan agar mampu meningkatkan kualitas produksi serta memperluas jangkauan pemasaran.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam membangun komunikasi sosial dan menjalin kemitraan antara aparat TNI dengan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Kopda Iswanto turut memberikan arahan ringan terkait pentingnya menjaga kebersihan dalam proses pengolahan, mengingat permintaan pasar saat ini semakin selektif terhadap mutu produk, terutama yang berkaitan dengan konsumsi pangan.

Selain itu, ia juga menyampaikan informasi mengenai potensi dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait, yang dapat memberikan pelatihan maupun bantuan modal untuk meningkatkan kapasitas usaha. Menurutnya, dengan sistem kerja yang rapi dan standar kebersihan yang baik, produk ikan asin dari Kuala Baru Laut berpeluang besar menembus pasar lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional.

Para pelaku UMKM menyambut baik kehadiran Babinsa di tengah-tengah mereka. Mereka merasa diperhatikan dan mendapat motivasi baru untuk terus mengembangkan usaha keluarga yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi. Beberapa di antaranya bahkan telah mulai menerapkan pengemasan lebih modern dan menjajaki pemasaran melalui media sosial maupun platform e-commerce.

Pemantauan yang dilakukan ini menjadi bagian dari program pembinaan teritorial Babinsa di wilayah Kodim 0109/Singkil yang mengedepankan pendekatan humanis dan solutif. Di tengah tantangan globalisasi dan keterbatasan akses bagi masyarakat pesisir, sinergi antara aparat dan rakyat menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan dukungan berbagai pihak dan peran aktif Babinsa seperti Kopda Iswanto, diharapkan UMKM pengolahan ikan asin di Kuala Baru Laut dapat terus bertumbuh dan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal yang tangguh dan berdaya saing. (*Singkil Post)

Bagikan

Jangan lewatkan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.