![]() |
| Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan membantu salah satu warga Desa Guha dalam mengolah perkarangan rumah untuk dijadikan lahan produktif penanaman sayuran |
Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari peran Babinsa dalam mendorong ketahanan pangan di tingkat rumah tangga serta mendukung program pemerintah dalam optimalisasi lahan pekarangan sebagai sumber tambahan penghasilan keluarga. Dengan penuh semangat, Kopda Sukandi terlibat langsung bersama warga dalam membersihkan lahan, menggemburkan tanah, hingga menyiapkan media tanam untuk budidaya berbagai jenis sayuran seperti cabai, kangkung, tomat, dan bayam.
Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar, yang merasa terbantu dan semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah mereka. Selain memperkuat kemandirian pangan keluarga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, khususnya di tengah tantangan ekonomi pascapandemi dan naiknya harga kebutuhan pokok.
Kopda Sukandi terlihat tidak hanya hadir sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan penggerak perubahan positif di tengah masyarakat. Keberadaannya menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar simbol keamanan, melainkan turut serta dalam memperkuat pondasi kehidupan sosial dan ekonomi warga desa.
Program pendampingan pemanfaatan lahan pekarangan ini merupakan bagian dari agenda pembinaan teritorial yang berkelanjutan. Babinsa didorong untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pertanian, peternakan, serta edukasi mengenai pola hidup sehat dan mandiri.
Langkah yang diambil oleh Kopda Sukandi tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga membuka wawasan masyarakat bahwa ketahanan pangan tidak melulu harus dilakukan dalam skala besar. Bahkan dengan lahan yang terbatas, setiap rumah tangga mampu menjadi pelaku produktif yang memberikan kontribusi nyata bagi kestabilan ekonomi keluarga.
Warga Desa Guha kini mulai bersemangat untuk mengembangkan kebun sayur mini di pekarangan masing-masing. Selain untuk konsumsi sendiri, hasil panen juga berpotensi dijual ke pasar tradisional atau tetangga sekitar, sehingga menambah pemasukan harian. Kegiatan seperti ini juga dinilai mampu mempererat hubungan sosial antarwarga, melalui kerja sama dan gotong royong dalam mengelola kebun secara kolektif. (*Singkil Post)

