![]() |
| Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan, bersama sejumlah personel dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Simpang Kanan, melaksanakan kegiatan peninjauan langsung ke lahan pertanian |
Serka Doni Okta. F, Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan, bersama sejumlah personel dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Simpang Kanan, melaksanakan kegiatan peninjauan langsung ke lahan pertanian milik anggota Kelompok Tani Cinta Tani yang berada di Desa Ujung Limus. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan dalam menghadapi musim tanam padi yang akan segera dimulai.
Lahan pertanian yang dikunjungi telah melalui tahap pengolahan awal dan tampak siap untuk dilakukan penanaman. Kondisi tanah yang gembur serta sistem irigasi yang mulai difungsikan menjadi indikator bahwa para petani telah melakukan persiapan dengan serius dan terencana. Peninjauan ini juga menjadi bentuk pengawasan serta pendampingan dari aparat teritorial dan penyuluh pertanian agar proses penanaman berlangsung sesuai dengan jadwal dan metode yang telah ditetapkan.
Selain memastikan kesiapan lahan, kegiatan ini juga menjadi wadah komunikasi langsung antara Babinsa, penyuluh pertanian, dan para petani. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah hal penting turut dibahas, mulai dari teknis pengelolaan lahan, pemilihan varietas padi unggul, hingga strategi pengendalian hama dan penyakit tanaman. Hal ini dimaksudkan agar hasil produksi dapat maksimal dan kesejahteraan petani semakin meningkat.
Sinergitas antara Babinsa dan BPP telah menjadi kunci keberhasilan berbagai program pertanian di wilayah tersebut. Keterlibatan TNI dalam mendampingi petani tidak hanya sebatas pada aspek keamanan wilayah, tetapi juga menyentuh sektor strategis seperti pertanian yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Kegiatan peninjauan ditutup dengan pengecekan beberapa titik saluran irigasi dan diskusi teknis singkat mengenai jadwal tanam. Langkah ini diharapkan mampu mendorong percepatan tanam dan menekan kemungkinan keterlambatan yang bisa berdampak pada hasil panen.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, harapan akan tercapainya ketahanan pangan di tingkat desa semakin nyata. Desa Ujung Limus pun menjadi salah satu contoh bagaimana sinergi yang kuat antara petani, penyuluh, dan aparat kewilayahan dapat menghasilkan dampak positif bagi pembangunan pertanian berkelanjutan di daerah. (*Singkil Post)

