Kamis, 05 Februari 2026

Babinsa Serda Ach Damanhuri Edukasi Petani Cara Racik Pupuk, Produktivitas Lahan Singkohor Meningkat

Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor, Serda Ach Damanhuri, melaksanakan pendampingan kepada petani dengan membantu proses peracikan pupuk serta pengolahan lahan
ACEH SINGKIL – Upaya peningkatan produktivitas pertanian terus digencarkan melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor, Serda Ach Damanhuri, melaksanakan pendampingan kepada petani dengan membantu proses peracikan pupuk serta pengolahan lahan di area pertanian milik Poktan Sejahtera Jaya, Desa Mukti Jaya, Kecamatan Singkohor, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan teritorial dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani desa. Pendekatan yang dilakukan bersifat praktis, di mana Babinsa terlibat langsung dalam proses kerja mulai dari penyiapan bahan pupuk, pencampuran komposisi, hingga aplikasi pupuk ke lahan.

Peracikan pupuk dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan unsur hara tanah, sehingga tanaman dapat tumbuh optimal. Kombinasi pupuk organik dan bahan tambahan lainnya dinilai mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan daya serap air, serta menjaga keseimbangan nutrisi tanaman.

Selain membantu secara teknis, Babinsa juga mendorong petani agar menerapkan metode pertanian yang lebih efektif dan hemat biaya. Pemanfaatan pupuk racikan sendiri dinilai dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk pabrikan sekaligus menekan pengeluaran produksi.

Suasana kerja sama tampak kompak di lapangan. Babinsa dan petani bahu-membahu mengolah lahan dengan semangat gotong royong. Kebersamaan tersebut memperlihatkan peran TNI tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam pembangunan desa.

Pendampingan berkelanjutan seperti ini diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap hasil panen serta stabilitas pangan di wilayah Kecamatan Singkohor. Dengan lahan yang lebih subur dan teknik pemupukan yang tepat, potensi produksi pertanian diperkirakan meningkat signifikan pada musim tanam mendatang.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Babinsa dan kelompok tani, sehingga setiap permasalahan di lapangan dapat diatasi secara cepat dan bersama-sama. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pertanian yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. (*Singkil Post)

Bagikan

Jangan lewatkan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.