Rabu, 04 Februari 2026

Dorong Kemandirian Desa, Babinsa Koramil 0109-04 Bersama Pemdes Tugan Siapkan Lahan Pertanian Produktif untuk BUMDes

sinergi antara aparat teritorial, penyuluh pertanian, serta pemerintah desa mulai menunjukkan langkah nyata melalui peninjauan lahan pertanian
ACEH SINGKIL – Upaya memperkuat ketahanan pangan desa terus digencarkan di berbagai wilayah pedesaan. Di Desa Tugan, Kecamatan Simpang Kanan, sinergi antara aparat teritorial, penyuluh pertanian, serta pemerintah desa mulai menunjukkan langkah nyata melalui peninjauan lahan pertanian yang akan dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Selasa (3/2/2026).

Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan, Serma Andi Sandra, turun langsung ke lokasi bersama Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Simpang Kanan, Ketua BUMDes, serta Kepala Desa Tugan untuk memastikan kesiapan lahan yang direncanakan menjadi sumber produksi pangan desa.

Hamparan lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal itu kini diproyeksikan menjadi lahan produktif dengan dukungan Dana Ketahanan Pangan. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi tanah, sistem pengairan, hingga potensi jenis tanaman yang cocok dikembangkan.

Kehadiran Babinsa menjadi bentuk pendampingan TNI dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan wilayah, aparat kewilayahan juga aktif terlibat dalam program pembangunan desa, terutama sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian warga.

Serma Andi Sandra terlihat berdiskusi bersama petugas BPP terkait teknis pengolahan lahan, pola tanam, serta langkah strategis agar hasil panen nantinya dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah. Dengan pengelolaan melalui BUMDes, hasil pertanian nantinya dapat diputar kembali untuk mendukung pembangunan desa.

Kepala Desa Tugan bersama pengurus BUMDes juga menyampaikan komitmen untuk mengelola dana secara transparan dan tepat sasaran agar program berjalan berkelanjutan.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi contoh nyata bagaimana kekuatan gotong royong antara TNI, pemerintah desa, dan tenaga penyuluh mampu menghadirkan solusi konkret dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal.

Jika program berjalan sesuai rencana, lahan tersebut akan mulai digarap dalam waktu dekat dan ditargetkan sudah memasuki masa tanam pada musim berikutnya.

Langkah ini sekaligus menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Tugan menuju desa mandiri, produktif, dan sejahtera. (*Singkil Post)

Bagikan

Jangan lewatkan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.