![]() |
| Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan, Sertu Tigor Ambarita, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan komunikasi sosial |
Pemilihan lokasi di kedai kopi menjadi bagian dari pendekatan yang dilakukan Babinsa agar komunikasi dengan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, dapat berlangsung lebih santai, terbuka, dan efektif. Suasana akrab dimanfaatkan untuk bertukar informasi sekaligus membahas berbagai isu yang berkembang di lingkungan sekitar.
Dalam pertemuan tersebut, para pemuda diajak untuk menggunakan media sosial sebagai sarana yang memberikan manfaat positif. Perkembangan teknologi dinilai membawa banyak kemudahan, namun juga menghadirkan tantangan apabila tidak disikapi dengan bijak.
Media sosial diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai wadah berbagi informasi yang bermanfaat, memperluas pengetahuan, mengembangkan potensi diri, hingga mendukung kegiatan-kegiatan positif yang mampu memberikan dampak baik bagi masyarakat.
Di sisi lain, para pemuda juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif penyalahgunaan media sosial, termasuk penyebaran informasi yang tidak benar, provokasi, maupun aktivitas yang bertentangan dengan norma dan hukum.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap maraknya praktik judi online yang belakangan semakin mudah diakses melalui perangkat telepon seluler. Fenomena tersebut dinilai menjadi ancaman serius karena dapat menyebabkan kerugian finansial, menimbulkan kecanduan, hingga memicu berbagai persoalan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain judi online, para pemuda juga diimbau untuk menjauhi minuman keras. Konsumsi minuman keras dipandang dapat mengganggu kesehatan, memicu tindakan kriminal, serta berpotensi menciptakan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan desa.
Melalui komunikasi sosial yang rutin dilakukan, Babinsa berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, menjaga kerukunan, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya berfokus pada pembinaan teritorial, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai persoalan yang berkembang di era digital. Pendekatan secara persuasif dan dialogis diharapkan mampu memperkuat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat.
Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara Babinsa dan para pemuda, diharapkan tercipta generasi yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Lae Gecih, Kecamatan Simpang Kanan. (*Singkil Post)

