Tampilkan postingan dengan label GOTONG ROYONG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GOTONG ROYONG. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 September 2026

Babinsa Koramil Gunung Meriah dan Pemuda Desa Bukit Harapan Gotong Royong Cat Ulang Poskamling

Babinsa Koramil Gunung Meriah dan Pemuda Desa Bukit Harapan Gotong Royong Cat Ulang Poskamling

Aceh Singkil - Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serda Syulham, bersama para pemuda Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut diwujudkan melalui pengecatan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) yang menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan desa.

Dengan penuh kekompakan, Serda Syulham bersama pemuda setempat bahu-membahu membersihkan sekaligus memperbarui tampilan Poskamling agar terlihat lebih rapi, bersih, dan nyaman digunakan. Aktivitas sederhana tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat komunikasi serta membangun kepedulian bersama terhadap fasilitas umum desa.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Gotong royong juga menjadi salah satu cara nyata untuk menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Poskamling bukan sekadar bangunan tempat warga melaksanakan ronda malam. Keberadaannya menjadi simbol kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan serta wadah untuk memperkuat kebersamaan antarwarga.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga fasilitas umum dan keamanan lingkungan semakin meningkat. Sinergi antara Babinsa dan pemuda desa juga diharapkan terus terpelihara sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, bersih, dan harmonis.

Kegiatan gotong royong di Desa Bukit Harapan tersebut menjadi gambaran bahwa menjaga keamanan dan membangun desa tidak selalu harus dilakukan melalui langkah besar. Dari sebuah Poskamling yang dicat kembali, tumbuh pesan sederhana tentang pentingnya kepedulian, kebersamaan, dan semangat membangun desa secara bersama-sama. (*Asp)
Baca selengkapnya

Sabtu, 15 Agustus 2026

Keringat di Bawah Terik Matahari, TNI Bersama Warga Bangun Kekuatan Jembatan Perintis

Keringat di Bawah Terik Matahari, TNI Bersama Warga Bangun Kekuatan Jembatan Perintis

ACEH SINGKIL — Terik matahari tak menyurutkan semangat personel TNI bersama masyarakat Desa Cibubukan, Kecamatan Simpang Kanan. Dengan tenaga dan kekompakan yang terus terjaga, personel Kodim 0109/Aceh Singkil, Yon TP 957/LU, dan masyarakat bahu-membahu melaksanakan pengecoran abutmen pegangan blok angkur tepi di sekitar Jembatan Perintis, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Di tengah panas yang menyengat, para personel dan warga tetap bekerja tanpa mengenal lelah. Material bangunan diangkut, diolah, kemudian dituangkan secara bergotong royong untuk memperkuat bagian abutmen jembatan.

Pengecoran abutmen menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan dan penguatan struktur jembatan. Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian, tenaga, serta kekompakan agar konstruksi yang dihasilkan mampu memberikan dukungan yang kuat dan aman bagi keberadaan Jembatan Perintis.

Semangat gotong royong terlihat jelas dalam setiap tahapan pekerjaan. Tidak ada sekat antara personel TNI dan masyarakat. Semua mengambil bagian sesuai kemampuan, menciptakan suasana kerja yang solid sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.

Bagi masyarakat Desa Cibubukan, keberadaan Jembatan Perintis memiliki arti penting dalam menunjang aktivitas dan mobilitas sehari-hari. Karena itu, proses pengerjaan jembatan mendapat dukungan penuh dari warga yang turut terlibat secara langsung.

Panas matahari menjadi saksi bagaimana kebersamaan mampu mengubah pekerjaan berat menjadi lebih ringan. Keringat yang jatuh di lokasi pengecoran menjadi gambaran nyata semangat pengabdian, kepedulian, dan gotong royong dalam membangun fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan bukan hanya tentang material dan konstruksi, tetapi juga tentang kekuatan kebersamaan. Ketika TNI dan masyarakat bergerak dalam satu semangat, pekerjaan yang berat pun dapat diselesaikan dengan penuh ketekunan demi kepentingan bersama. (*SP)
Baca selengkapnya

Selasa, 11 Agustus 2026

Jembatan Perintis Desa Serasah Terus Dikebut, Pemasangan Mal Angkur Jadi Tahap Penting Penguatan Struktur

Jembatan Perintis Desa Serasah Terus Dikebut, Pemasangan Mal Angkur Jadi Tahap Penting Penguatan Struktur

ACEH SINGKIL – Pembangunan Jembatan Perintis yang menghubungkan Desa Cibubukan dengan Desa Serasah, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, terus menunjukkan perkembangan. Setelah melalui sejumlah tahapan pekerjaan pondasi dan pengecoran, proses pembangunan kini memasuki bagian penting berupa pemasangan mal angkur sebagai persiapan penguatan struktur jembatan, Selasa (11/8/2026).

Pemasangan mal angkur menjadi salah satu tahapan yang tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Bagian ini berkaitan erat dengan ketepatan posisi serta pembentukan struktur yang nantinya menjadi bagian penting dari sistem penahan jembatan.

Di tengah kondisi medan yang tidak mudah, pekerjaan tersebut terus dilakukan secara bertahap oleh personel TNI bersama masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mendorong pembangunan jembatan yang selama ini dinantikan warga kedua desa.

Pembangunan jembatan penghubung Cibubukan-Serasah memang memiliki tantangan tersendiri. Akses menuju lokasi pekerjaan tidak mudah, sementara distribusi material membutuhkan tenaga dan waktu lebih karena sebagian material harus melewati aliran sungai menggunakan perahu sebelum dibawa menuju titik pembangunan. Kondisi tersebut sebelumnya juga menjadi bagian dari tahapan awal pembangunan jembatan.

Kini, setelah material berhasil didistribusikan dan pekerjaan pondasi mulai terbentuk, fokus pekerjaan bergeser pada penguatan struktur. Pemasangan mal angkur menjadi tanda bahwa pembangunan terus bergerak menuju tahapan konstruksi yang semakin menentukan.

Menentukan Ketepatan Struktur

Dalam pekerjaan konstruksi jembatan, ketepatan pemasangan bagian-bagian pendukung struktur memiliki peranan penting. Mal digunakan sebagai acuan pembentukan dan penempatan bagian konstruksi agar berada pada posisi yang sesuai dengan perencanaan.

Pada pembangunan Jembatan Perintis Cibubukan-Serasah, pemasangan mal angkur menjadi salah satu pekerjaan yang membutuhkan ketelitian. Setiap bagian harus dipersiapkan dengan baik sebelum pekerjaan konstruksi berikutnya dilanjutkan.

Tahapan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga membutuhkan ketelitian agar setiap bagian struktur dapat terpasang secara tepat.

Sebelumnya, pembangunan jembatan telah memasuki pekerjaan pondasi dan pengecoran tiang. Perkembangan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk struktur utama jembatan yang nantinya akan menghubungkan dua wilayah yang selama ini dipisahkan oleh aliran sungai. (*SP)
Baca selengkapnya

Rabu, 05 Agustus 2026

Penuh Semangat, Prajurit Seberangkan Karung Sirtu Menggunakan Perahu Mesin Bangun Jembatan Perintis

Penuh Semangat, Prajurit Seberangkan Karung Sirtu Menggunakan Perahu Mesin Bangun Jembatan Perintis

ACEH SINGKIL – Semangat gotong royong dan dedikasi prajurit TNI kembali terlihat dalam upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Singkil. Personel Kodim 0109/Aceh Singkil bersama prajurit Yon TP 957/LU bahu-membahu menyeberangkan material bangunan jembatan perintis berupa pasir dan batu (sirtu) yang telah dikemas menggunakan karung, lalu diangkut dengan perahu mesin menuju lokasi pembangunan, Rabu (5/8/2026).

Aktivitas tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan perintis yang diharapkan mampu membuka akses transportasi masyarakat. Medan yang sulit dijangkau kendaraan darat membuat jalur sungai menjadi satu-satunya pilihan untuk mendistribusikan material konstruksi.

Sejak pagi, para personel TNI telah bekerja secara bergantian mengangkat karung-karung berisi sirtu dari titik penampungan menuju perahu mesin. Material kemudian disusun secara rapi agar tetap seimbang selama proses penyeberangan. Setibanya di seberang sungai, seluruh muatan kembali dipikul secara manual menuju lokasi pembangunan jembatan.

Pekerjaan tersebut membutuhkan tenaga ekstra mengingat berat setiap karung serta kondisi medan yang licin dan menantang. Meski demikian, semangat para prajurit tidak surut. Kekompakan antarpersonel terlihat dalam setiap proses pemindahan material, mulai dari pengangkutan, penyeberangan hingga pembongkaran.

Penyeberangan material menggunakan perahu mesin menjadi solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan akses menuju lokasi pembangunan. Cara ini dinilai mampu menjaga kelancaran distribusi material sehingga pekerjaan pembangunan jembatan tetap berjalan sesuai target.

Keberadaan jembatan perintis nantinya diharapkan menjadi penghubung penting bagi masyarakat yang selama ini harus melewati jalur sungai atau memutar dengan jarak yang lebih jauh. Infrastruktur tersebut diyakini akan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedalaman.

Keterlibatan personel Kodim 0109/Aceh Singkil bersama Yon TP 957/LU menunjukkan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan negara, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan di daerah. Melalui karya nyata di lapangan, prajurit membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi masyarakat, terutama di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.

Sinergi yang terjalin selama proses pembangunan menjadi gambaran kuat tentang semangat kebersamaan dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan harapan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

Dengan terus berlangsungnya distribusi material, pembangunan jembatan perintis diharapkan dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Akses yang semakin baik diyakini akan membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan, mempercepat konektivitas antarwilayah, serta memperkuat roda perekonomian masyarakat pedalaman Aceh Singkil. (*SP)
Baca selengkapnya

Selasa, 04 Agustus 2026

Personel TNI Bersama Warga Rawat Jembatan Aramco, Besi Kupingan Dicat Demi Keselamatan Pengguna Jalan

Personel TNI Bersama Warga Rawat Jembatan Aramco, Besi Kupingan Dicat Demi Keselamatan Pengguna Jalan

Aceh Singkil – Semangat gotong royong kembali terlihat di Kabupaten Aceh Singkil. Personel Kodim 0109/Aceh Singkil bersama prajurit Yon TP 597/LU dan masyarakat bahu-membahu melaksanakan pengecatan besi kupingan Jembatan Aramco yang berada di Desa Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga infrastruktur agar tetap kokoh, aman, dan memiliki nilai estetika. Sejak pagi hari, personel TNI dan masyarakat telah berkumpul dengan membawa perlengkapan kerja. Proses pengecatan dilakukan secara bertahap pada bagian besi kupingan jembatan yang selama ini menjadi salah satu penyangga sekaligus pelindung konstruksi.

Suasana penuh kebersamaan tampak mewarnai jalannya pekerjaan. Prajurit TNI dan warga saling berbagi tugas, mulai dari membersihkan permukaan besi, mengamplas bagian yang mulai berkarat, hingga melakukan pengecatan secara merata agar hasilnya lebih maksimal dan tahan lama.

Jembatan Aramco merupakan salah satu akses penting yang setiap hari dilintasi masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas antardesa. Kondisi jembatan yang terawat menjadi kebutuhan bersama karena berperan besar dalam memperlancar konektivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Singkil Utara.

Kolaborasi antara Kodim 0109/Aceh Singkil, Yon TP 597/LU, dan masyarakat menunjukkan bahwa pemeliharaan fasilitas umum tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat menjadi wujud nyata pengabdian sekaligus mempererat hubungan antara aparat dengan warga.

Pengecatan dilakukan dengan memperhatikan kualitas pekerjaan agar lapisan cat mampu melindungi besi dari pengaruh cuaca dan korosi. Selain memperpanjang usia konstruksi, tampilan jembatan juga menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman dipandang oleh setiap pengguna jalan.

Warga yang ikut bergotong royong tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kebersamaan yang terjalin mencerminkan budaya gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat Aceh Singkil. Semangat saling membantu tersebut menjadi modal penting dalam menjaga berbagai fasilitas umum agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Bagi Kodim 0109/Aceh Singkil, kegiatan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang terus dilakukan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran prajurit di lapangan tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan kepentingan sosial kemasyarakatan.

Sinergi yang terbangun bersama Yon TP 597/LU semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam menyelesaikan pekerjaan. Dengan mengedepankan kerja sama, setiap tahapan pengecatan dapat diselesaikan secara efektif dan penuh rasa tanggung jawab.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas umum semakin meningkat. Infrastruktur yang terawat tidak hanya memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, tetapi juga mencerminkan kepedulian seluruh elemen terhadap aset yang dimiliki bersama.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan TNI dan masyarakat di Jembatan Aramco menjadi gambaran bahwa kolaborasi merupakan kunci dalam membangun daerah. Ketika aparat dan masyarakat bergerak bersama, berbagai pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat, sekaligus memperkuat persatuan serta kepedulian terhadap lingkungan di Kabupaten Aceh Singkil. (*SP)
Baca selengkapnya

Senin, 03 Agustus 2026

Gotong Royong Jadi Kekuatan Warga Siompin, Babinsa Koramil Suro Makmur Hadir Wujudkan Akses Air yang Lebih Baik

Gotong Royong Jadi Kekuatan Warga Siompin, Babinsa Koramil Suro Makmur Hadir Wujudkan Akses Air yang Lebih Baik

ACEH SINGKIL – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kembali terlihat di Desa Siompin, Kecamatan Suro Makmur. Babinsa Koramil 0109-08/Suro Makmur, Koptu Wage, bersama warga setempat melaksanakan kegiatan gotong royong pemasangan tower dan tandon penampungan air sebagai upaya mendukung ketersediaan sarana air bagi masyarakat, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kebersamaan. Sejak pagi, Babinsa bersama warga bahu-membahu mempersiapkan berbagai kebutuhan pemasangan, mulai dari menyiapkan lokasi, merakit rangka tower, hingga melakukan pemasangan tandon penampungan air agar dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata peran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang pertahanan dan keamanan, tetapi juga ikut membantu mengatasi berbagai kebutuhan dasar warga melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Dengan penuh semangat, Koptu Wage bersama warga saling membantu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Tidak terlihat adanya jarak antara aparat dan masyarakat, seluruh proses dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan nilai gotong royong yang menjadi budaya masyarakat Indonesia.

Pembangunan sarana penampungan air ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi warga Desa Siompin, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Keberadaan tower dan tandon tersebut akan membantu sistem penyimpanan dan pendistribusian air agar lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

Melalui kegiatan gotong royong ini, hubungan antara Babinsa dan masyarakat semakin erat. Babinsa tidak hanya hadir sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang turut merasakan dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di lingkungan binaannya.

Koptu Wage menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik. Menurutnya, pembangunan fasilitas masyarakat akan lebih cepat dan mudah terlaksana apabila dilakukan dengan kerja sama serta semangat kebersamaan.

"Gotong royong merupakan kekuatan utama dalam membangun desa. Dengan kebersamaan antara Babinsa dan warga, berbagai kebutuhan masyarakat dapat kita selesaikan bersama," menjadi semangat yang terus dikembangkan dalam setiap kegiatan di wilayah binaan.

Warga Desa Siompin juga menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan adanya perhatian dan pendampingan dari Babinsa Koramil 0109-08/Suro Makmur yang selalu hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat.

Selain membantu pembangunan fasilitas umum, kegiatan gotong royong seperti ini juga memperkuat rasa persatuan dan kepedulian antarwarga. Interaksi langsung antara Babinsa dan masyarakat menjadi sarana membangun komunikasi yang baik serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pemasangan tower dan tandon penampungan air di Desa Siompin menjadi salah satu contoh nyata bahwa kerja sama antara aparat dan masyarakat mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan warga. Semangat gotong royong yang terus dijaga diharapkan dapat menjadi modal penting dalam mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Suro Makmur ke depan. (*SP)
Baca selengkapnya

Minggu, 02 Agustus 2026

Gotong Royong TNI dan Masyarakat Berbuah Hasil, Dua Jembatan Beton Bantuan Presiden Prabowo Subianto di Takal Pasir Singkil Telah Rampung

Gotong Royong TNI dan Masyarakat Berbuah Hasil, Dua Jembatan Beton Bantuan Presiden Prabowo Subianto di Takal Pasir Singkil Telah Rampung

ACEH SINGKIL – Harapan masyarakat Desa Takal Pasir, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, untuk memiliki akses penghubung yang lebih layak kini terwujud. Dua unit jembatan beton yang menjadi bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah rampung dibangun dan siap dimanfaatkan oleh warga, Minggu (2/8/2026).

Pembangunan dua infrastruktur tersebut dikerjakan secara gotong royong oleh personel TNI dari Kodim 0109/Aceh Singkil bersama prajurit Yon TP 957/LU serta masyarakat setempat. Kehadiran jembatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Dua jembatan beton tersebut dibangun pada titik yang memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat, yakni akses menuju kawasan perkebunan warga Desa Takal Pasir serta akses menuju Pondok Pesantren Darul Mahabbah yang berada di depan Posko MPTTI Desa Takal Pasir.

Sebelumnya, kondisi akses tersebut menjadi salah satu kendala bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Jalur yang belum memadai membuat mobilitas warga, pengangkutan hasil perkebunan, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan keagamaan menjadi kurang optimal.

Dengan selesainya pembangunan jembatan beton ini, masyarakat kini mendapatkan jalur penghubung yang lebih aman, kuat, dan nyaman untuk dilalui. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Singkil.

Proses pembangunan tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis personel TNI, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat melalui semangat gotong royong. Kebersamaan antara prajurit dan warga terlihat sejak tahap awal pekerjaan hingga penyelesaian pembangunan.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pembangunan tersebut. Warga turut membantu berbagai pekerjaan di lapangan sehingga proses pembangunan berjalan dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

Pembangunan dua jembatan beton ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di daerah yang membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar.

Melalui pembangunan fasilitas penghubung ini, keberadaan TNI tidak hanya terlihat dalam tugas pertahanan negara, tetapi juga melalui peran sosial dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

Bagi warga Desa Takal Pasir, hadirnya jembatan baru tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan menjadi jalan baru bagi peningkatan kesejahteraan. Akses yang lebih mudah diharapkan membuka peluang ekonomi yang lebih luas, memperlancar aktivitas pertanian dan perkebunan, serta mendukung kegiatan pendidikan bagi generasi muda.

Sinergi antara Kodim 0109/Aceh Singkil, Yon TP 957/LU, dan masyarakat menjadi gambaran kuat bahwa pembangunan dapat berjalan lebih cepat ketika seluruh elemen bersatu.

Rampungnya dua unit jembatan beton di Desa Takal Pasir menjadi langkah penting dalam memperkuat infrastruktur pedesaan sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat Aceh Singkil. (*SP)
Baca selengkapnya

Sabtu, 01 Agustus 2026

Babinsa Turun Tangan Bantu Warga Gunung Meriah Manfaatkan Papan Bekas untuk Bangun Rumah

Babinsa Turun Tangan Bantu Warga Gunung Meriah Manfaatkan Papan Bekas untuk Bangun Rumah

ACEH SINGKIL – Wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat kembali terlihat melalui aksi nyata Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Sertu Suratmen. Dengan penuh semangat, ia turun langsung membantu warga Desa Blok 15, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, memilah papan-papan bekas yang masih layak digunakan sebagai material pembangunan rumah tinggal, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan secara gotong royong bersama warga di lokasi pembangunan rumah. Sejak pagi, Sertu Suratmen tampak ikut mengangkat, membersihkan, dan memilah papan bekas agar material yang masih berkualitas dapat dimanfaatkan kembali. Langkah ini dinilai mampu menghemat biaya pembangunan sekaligus mengurangi limbah kayu yang masih memiliki nilai guna.

Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut masyarakat lebih cermat dalam memanfaatkan sumber daya, penggunaan kembali material bangunan yang masih layak menjadi solusi yang efektif. Papan-papan bekas dipilih satu per satu untuk memastikan kondisinya masih kuat sehingga aman digunakan sebagai bagian dari konstruksi rumah.

Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas masyarakat bukan hanya memberikan tambahan tenaga, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan. Warga yang semula bekerja secara bergantian tampak semakin antusias menyelesaikan pekerjaan karena merasakan dukungan langsung dari aparat kewilayahan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang selama ini dijalankan Babinsa. Melalui pendekatan yang humanis, Babinsa terus membangun kedekatan dengan masyarakat dengan terlibat langsung dalam berbagai aktivitas sosial, mulai dari membantu pembangunan rumah, kegiatan pertanian, hingga kerja bakti di lingkungan desa. Pendekatan seperti ini merupakan salah satu bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dipelihara melalui berbagai kegiatan nyata.

Sertu Suratmen bersama warga bekerja dengan penuh kekompakan. Material kayu yang masih layak dipisahkan dari papan yang sudah rusak agar dapat dimanfaatkan secara maksimal. Selain mempercepat proses pembangunan rumah, kegiatan tersebut juga mencerminkan budaya gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat pedesaan.

Bagi warga Desa Blok 15, bantuan tenaga dari Babinsa memberikan motivasi tersendiri. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat dinilai mampu mempererat hubungan emosional sekaligus menjadi contoh bahwa pekerjaan berat akan terasa lebih ringan apabila dilakukan secara bersama-sama.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat tidak hanya terjalin dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam membantu mengatasi berbagai kebutuhan sosial masyarakat. Melalui aksi sederhana seperti membantu memilah papan bekas untuk pembangunan rumah, nilai kepedulian, solidaritas, dan gotong royong terus tumbuh serta menjadi kekuatan dalam membangun desa yang lebih mandiri dan sejahtera. (*SP)
Baca selengkapnya