Tampilkan postingan dengan label TERITORIAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TERITORIAL. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Mei 2026

Dandim 0109/Aceh Singkil Hadiri Sertijab Kepala Rutan Kelas IIB, Momentum Penguatan Sinergi Lintas Sektor

Dandim 0109/Aceh Singkil Hadiri Sertijab Kepala Rutan Kelas IIB, Momentum Penguatan Sinergi Lintas Sektor

Komandan Kodim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin, S.T., M.I.P., menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Aceh Singkil

Aceh Singkil — Komandan Kodim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin, S.T., M.I.P., menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Aceh Singkil dari Hari Kurniawan, A.Md.IP. S.H kepada Cepy Mulyawan, A.Md.IP. S.H. M.H yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam dinamika organisasi serta upaya peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan di wilayah Kabupaten Aceh Singkil. Senin(4/5/2026).

Acara Sertijab tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru, yang disaksikan oleh sejumlah unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya. Momentum ini menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan serta komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Kehadiran Dandim 0109/Aceh Singkil dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan penuh TNI terhadap institusi pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat sinergi antar lembaga guna menciptakan kondisi yang aman dan kondusif. Peran strategis Rutan dalam pembinaan warga binaan juga menjadi perhatian bersama, sehingga kolaborasi lintas sektor dinilai sangat penting.

Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap pejabat lama atas dedikasinya, kegiatan ini juga menjadi awal langkah bagi pejabat baru untuk melanjutkan serta meningkatkan capaian yang telah diraih sebelumnya. Diharapkan, kepemimpinan yang baru mampu membawa inovasi serta semangat baru dalam menjalankan tugas dan fungsi Rutan.

Dengan terselenggaranya Sertijab ini, diharapkan koordinasi antara TNI, Polri, dan seluruh elemen pemerintah daerah semakin solid dalam mendukung program pembinaan serta menciptakan keamanan wilayah yang berkelanjutan.

Baca selengkapnya

Jumat, 03 April 2026

Babinsa Koramil Simpang Kanan Kawal Penyaluran Pinjaman BUMDes untuk Pelaku UMKM

Babinsa Koramil Simpang Kanan Kawal Penyaluran Pinjaman BUMDes untuk Pelaku UMKM

Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan, bersama perangkat Desa Silatong melaksanakan pendampingan terhadap anggota BUMDes dalam kegiatan peninjauan usaha milik warga
Simpang Kanan – Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui berbagai langkah nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan oleh Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan, Serka Doni Okta F, yang bersama perangkat Desa Silatong melaksanakan pendampingan terhadap anggota Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam kegiatan peninjauan usaha milik warga, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu warung milik warga Desa Silatong, Kecamatan Simpang Kanan, yang tengah mengajukan pinjaman modal guna mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi guna memastikan kelayakan usaha serta penggunaan dana yang tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Doni Okta F turut aktif memberikan pendampingan serta masukan kepada pihak BUMDes dan perangkat desa agar penyaluran bantuan modal benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehadirannya juga menjadi bentuk dukungan TNI terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah binaan.

Peninjauan dilakukan secara langsung dengan melihat kondisi usaha, potensi perkembangan, serta kesiapan pemilik usaha dalam mengelola tambahan modal yang diajukan. Hal ini dinilai penting agar bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menciptakan keberlanjutan usaha.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun perekonomian desa yang mandiri. Dengan adanya pendampingan tersebut, diharapkan para pelaku usaha semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha mereka secara lebih profesional.

Serka Doni Okta F juga terus mendorong agar masyarakat memanfaatkan peluang usaha yang ada dengan tetap memperhatikan manajemen keuangan yang baik, sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan program BUMDes dapat berjalan optimal serta mampu menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Silatong. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Senin, 30 Maret 2026

Aksi Humanis Babinsa Gunung Meriah, Perselisihan Dua Warga Desa Gunung Lagan Diselesaikan Damai

Aksi Humanis Babinsa Gunung Meriah, Perselisihan Dua Warga Desa Gunung Lagan Diselesaikan Damai

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serda Suwitajam, turun langsung membantu menyelesaikan perselisihan yang terjadi antara dua warga
Gunung Meriah – Peran aparat kewilayahan kembali terlihat nyata dalam menjaga kondusivitas masyarakat. Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serda Suwitajam, turun langsung membantu menyelesaikan perselisihan yang terjadi antara dua warga di Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Minggu (29/3/2026).

Perselisihan yang sempat memanas tersebut melibatkan dua pihak warga yang berbeda pandangan hingga berujung pada ketegangan. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu ketertiban dan keharmonisan lingkungan apabila tidak segera ditangani secara bijaksana.

Melihat situasi tersebut, Serda Suwitajam mengambil langkah cepat dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Ia memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak untuk duduk bersama dalam suasana kekeluargaan guna mencari solusi terbaik.

Proses mediasi berlangsung dengan penuh keterbukaan. Kedua pihak diberikan kesempatan menyampaikan permasalahan masing-masing secara bergantian. Dalam suasana yang kondusif, Babinsa berperan sebagai penengah dengan mengarahkan pembicaraan agar tetap fokus pada penyelesaian, bukan memperkeruh keadaan.

Pendekatan yang dilakukan terbukti efektif. Kedua warga yang sebelumnya berselisih akhirnya sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Kesepakatan damai tersebut disaksikan oleh perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran Babinsa dalam proses mediasi ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas wilayah serta membangun hubungan harmonis di tengah masyarakat. Tidak hanya sebagai aparat keamanan, Babinsa juga berperan sebagai pengayom dan problem solver di wilayah binaannya.

Upaya penyelesaian secara mediasi dinilai sebagai langkah tepat dalam menyelesaikan konflik sosial di tingkat desa. Selain menghindari dampak yang lebih luas, cara ini juga mampu mempererat kembali hubungan antarwarga yang sempat renggang.

Dengan selesainya permasalahan tersebut, situasi di Desa Gunung Lagan kembali aman dan kondusif. Masyarakat pun diimbau untuk selalu mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul, serta menjaga kerukunan demi terciptanya lingkungan yang damai dan harmonis. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Rabu, 11 Maret 2026

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Turun Langsung Bagikan Bibit Rambutan kepada Warga

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Turun Langsung Bagikan Bibit Rambutan kepada Warga

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Koptu Dedi Nasprianto, bersama perangkat Desa Sidorejo serta Bhabinkamtibmas turun langsung membantu proses pembagian bibit pohon rambutan
ACEH SINGKIL, Gunung Meriah – Wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Koptu Dedi Nasprianto, bersama perangkat Desa Sidorejo serta Bhabinkamtibmas turun langsung membantu proses pembagian bibit pohon rambutan kepada masyarakat, sebagai upaya mendukung peningkatan ekonomi warga melalui sektor pertanian, Rabu (11/3/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Sidorejo, Kecamatan Gunung Meriah tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Warga terlihat berbondong-bondong datang untuk menerima bibit tanaman buah yang diharapkan dapat menjadi investasi jangka panjang bagi keluarga mereka.

Pembagian bibit rambutan ini merupakan salah satu bentuk sinergitas antara aparat TNI, Polri dan pemerintah desa dalam mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan maupun kebun secara produktif. Selain dapat memperindah lingkungan, tanaman buah juga memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, Koptu Dedi Nasprianto bersama perangkat desa turut membantu mendistribusikan bibit rambutan secara langsung kepada warga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sekadar menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih aktif dalam memanfaatkan potensi pertanian di desa mereka.

Perangkat Desa Sidorejo menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut. Sinergitas yang terjalin antara aparat keamanan dan pemerintah desa dinilai mampu memberikan dampak positif dalam mendorong pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya pembagian bibit rambutan ini, diharapkan masyarakat dapat menanam serta merawat tanaman tersebut hingga tumbuh produktif. Apabila berhasil, hasil panennya tidak hanya dapat dikonsumsi sendiri tetapi juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga Desa Sidorejo.

Kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan desa yang mandiri, produktif, serta memiliki ketahanan pangan yang kuat di masa depan. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Kamis, 06 November 2025

Dandim 0109/Aceh Singkil Kawal Pembangunan Koperasi Merah Putih, Wujud Nyata Dukungan TNI untuk Ekonomi Rakyat

Dandim 0109/Aceh Singkil Kawal Pembangunan Koperasi Merah Putih, Wujud Nyata Dukungan TNI untuk Ekonomi Rakyat

Dandim 0109/Aceh Singkil melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik lokasi pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih yang tersebar di tiga kecamatan
ACEH SINGKIL – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0109/Aceh Singkil, Letkol Kav M. Aminudin, S.T., M.I.P., melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik lokasi pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih yang tersebar di tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Singkil, yaitu Desa Bukit Harapan Kecamatan Gunung Meriah, Desa Singkohor Kecamatan Singkohor, dan Desa Sumber Mukti Kecamatan Kota Baharu, Rabu (5/11/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan progres pembangunan berjalan sesuai dengan rencana serta dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekitar. Dalam kegiatan itu, Dandim 0109/Aceh Singkil turut didampingi anggota dan unsur pemerintah desa setempat.

Koperasi Merah Putih yang sedang dibangun ini diharapkan menjadi wadah penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa. Pembangunan kantor tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui sektor ekonomi produktif yang berkelanjutan, selaras dengan semangat kemandirian dan gotong royong.

Letkol Kav M. Aminudin meninjau satu per satu lokasi pembangunan. Di setiap titik, Dandim menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, serta memperhatikan aspek lingkungan agar hasil pembangunan dapat bertahan lama dan bermanfaat maksimal bagi masyarakat.

Selain meninjau secara teknis, Dandim juga berinteraksi dengan para pekerja dan tokoh masyarakat setempat untuk mendengarkan aspirasi dan harapan mereka terhadap keberadaan Koperasi Merah Putih. Masyarakat menyambut positif pembangunan tersebut, karena dinilai dapat membuka peluang usaha baru serta memperkuat ekonomi lokal di tingkat desa.

Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat pedesaan di Kabupaten Aceh Singkil. Dengan sistem koperasi yang inklusif, warga desa dapat terlibat langsung dalam kegiatan ekonomi, mulai dari pengelolaan hasil pertanian, perikanan, hingga produk UMKM yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0109/Aceh Singkil juga memberikan arahan kepada perangkat desa agar ikut mengawasi jalannya pembangunan secara aktif. Transparansi dan partisipasi warga dinilai menjadi kunci utama agar proyek tersebut dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih sendiri merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat yang sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Koperasi diharapkan tidak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan, pelatihan, serta inovasi bagi pelaku usaha lokal.

Peninjauan Dandim 0109/Aceh Singkil ke tiga kecamatan tersebut juga menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor ekonomi masyarakat. Kehadiran aparat TNI di tengah kegiatan pembangunan diharapkan mampu memberikan motivasi serta mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dengan selesainya pembangunan di tiga lokasi ini nanti, Kantor Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat di Kabupaten Aceh Singkil, serta menjadi contoh kolaborasi nyata antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi daerah. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya
Penuh Keakraban, Dandim 0109/Aceh Singkil Kunjungi Bati Tuud Koramil Gunung Meriah Usai Kesetrum Saat Lepas Umbul-Umbul

Penuh Keakraban, Dandim 0109/Aceh Singkil Kunjungi Bati Tuud Koramil Gunung Meriah Usai Kesetrum Saat Lepas Umbul-Umbul

Dandim 0109/Aceh Singkil melaksanakan silaturahmi sekaligus kunjungan langsung ke rumah salah satu prajurit yang mengalami musibah akibat konsleting listrik saat bertugas
ACEH SINGKIL – Bentuk kepedulian dan perhatian terhadap anggotanya terus ditunjukkan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0109/Aceh Singkil Letkol Kav Aminudin, S.T., M.I.P. Kali ini, perwira menengah TNI AD tersebut melaksanakan silaturahmi sekaligus kunjungan langsung ke rumah salah satu prajurit Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Pelda Abdi Haryanto, yang mengalami musibah akibat konsleting listrik saat bertugas, Rabu (5/11/2025).

Kunjungan berlangsung di Dusun V, Desa Sidorejo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Kehadiran Dandim bersama rombongan disambut hangat oleh keluarga besar Pelda Abdi Haryanto.

Insiden yang menimpa Pelda Abdi terjadi beberapa waktu lalu saat dirinya sedang melepas umbul-umbul di pagar Koramil 0109-03/Gunung Meriah. Tanpa diduga, arus listrik dari kabel yang mengalami kebocoran menghantarkan sengatan hingga menyebabkan Pelda Abdi kesetrum dan harus mendapatkan perawatan medis.

Dalam kunjungan tersebut, Dandim 0109/Aceh Singkil menyampaikan rasa syukur karena kondisi kesehatan Pelda Abdi telah berangsur membaik dan bisa kembali beraktivitas ringan bersama keluarga. Ia juga memberikan dukungan moril dan semangat agar Pelda Abdi segera pulih sepenuhnya.

Selain bersilaturahmi, Letkol Kav Aminudin juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk perhatian dan dukungan dari keluarga besar Kodim 0109/Aceh Singkil kepada anggotanya yang sedang tertimpa musibah.

Kedatangan pimpinan satuan tersebut menjadi wujud nyata nilai-nilai kekeluargaan yang selalu dijunjung tinggi di lingkungan TNI AD, khususnya di Kodim 0109/Aceh Singkil. Suasana keakraban dan rasa haru tampak mewarnai pertemuan yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu.

Dandim berharap, kejadian yang menimpa Pelda Abdi dapat menjadi pelajaran bagi seluruh personel agar lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik atau kegiatan di area berisiko.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, saling peduli, serta memperkuat soliditas antaranggota sebagai modal utama dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

Kunjungan tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk kesembuhan dan keselamatan seluruh prajurit, serta harapan agar keluarga besar Kodim 0109/Aceh Singkil senantiasa diberikan perlindungan dan kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian di wilayah Aceh Singkil.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, semangat kekeluargaan dan kepedulian antara pimpinan dan anggota di jajaran Kodim 0109/Aceh Singkil semakin kokoh, mencerminkan wajah humanis TNI di tengah masyarakat. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Sabtu, 18 Oktober 2025

Sinergi Pemerintah dan TNI: Dandim 0109/Aceh Singkil Bersama Forkopimda Ikuti Groundbreaking Nasional Pembangunan Koperasi Merah Putih

Sinergi Pemerintah dan TNI: Dandim 0109/Aceh Singkil Bersama Forkopimda Ikuti Groundbreaking Nasional Pembangunan Koperasi Merah Putih

Forkopimda Aceh Singkil menghadiri kegiatan Zoom Groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan fisik 800 gerai, pergudangan, dan fasilitas pendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
ACEH SINGKIL – Komandan Kodim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin, S.T., M.I.P. bersama Forkopimda Aceh Singkil menghadiri kegiatan Zoom Groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan fisik 800 gerai, pergudangan, dan fasilitas pendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Aceh Singkil, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan nasional ini diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) yang dipimpin langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Dr. Fery Joko Juliantono, S.E., Ak., M.Si. melalui sambungan virtual bersama seluruh kepala daerah, unsur Forkopimda, dan perwakilan koperasi di setiap kabupaten/kota.

Di Kabupaten Aceh Singkil, kegiatan zoom meeting tersebut berlangsung di dua lokasi berbeda yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Syariah Desa Bukit Harapan Kecamatan Gunung Meriah dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Desa Singkohor Kecamatan Singkohor dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forkopimcam, di antaranya Bupati Aceh Singkil, Kapolres Aceh Singkil, Dandim 0109/Aceh Singkil, Kajari Aceh Singkil, Ketua DPRK, serta sejumlah kepala instansi terkait.

Pembangunan serentak ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pondasi ekonomi kerakyatan melalui keberadaan koperasi modern yang terintegrasi secara digital dan memiliki jaringan distribusi yang luas hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menggerakkan potensi ekonomi masyarakat. Menurutnya, koperasi harus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui sistem yang transparan, mandiri, dan produktif.

Melalui pembangunan fisik 800 gerai dan pergudangan koperasi ini, diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal, terutama hasil pertanian dan UMKM di tingkat desa.

Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan implementasi nyata dari semangat gotong royong ekonomi rakyat yang mengedepankan kolaborasi antara pelaku usaha kecil, koperasi, serta dukungan TNI dan pemerintah daerah dalam membangun kemandirian ekonomi nasional.

Dalam sambutannya secara daring, Menteri Koperasi Dr. Fery Joko Juliantono menekankan pentingnya pembangunan koperasi yang berorientasi pada digitalisasi dan efisiensi logistik. Melalui proyek nasional ini, pemerintah menargetkan setiap koperasi di daerah dapat memiliki pusat distribusi dan sistem manajemen terpadu, sehingga mampu bersaing di era ekonomi modern.

Koperasi adalah soko guru perekonomian nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Pembangunan 800 koperasi desa ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat dari akar rumput dari desa untuk Indonesia.

Melalui program ini, kita ingin menghadirkan koperasi modern, yang dikelola secara profesional, adaptif terhadap teknologi digital, serta mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa, koperasi bukan hanya tempat simpan pinjam, tetapi juga pusat produksi, pemasaran, dan inovasi usaha masyarakat.

Kita ingin koperasi menjadi rumah ekonomi bagi petani, nelayan, UMKM, perempuan, dan generasi muda desa. Koperasi desa harus menjadi penggerak utama ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan menjaga keberlanjutan sumber daya desa.

Pembangunan 800 koperasi desa ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga pembangunan jiwa gotong royong, kemandirian, dan keadilan ekonomi. Pemerintah akan terus mendampingi koperasi desa melalui pelatihan manajemen, pembiayaan, digitalisasi, dan jejaring pasar nasional hingga internasional.

Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk bersinergi dalam membesarkan koperasi desa ini. Mari kita jadikan momentum hari ini sebagai langkah awal menuju “Desa Mandiri, Indonesia Maju.”

Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmen penuh untuk mendukung keberhasilan program Koperasi Merah Putih di daerah. Selain memperkuat ekonomi desa, proyek ini juga diharapkan mampu menggerakkan sektor perdagangan dan mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

Kegiatan Zoom Groundbreaking berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Seluruh peserta tampak mengikuti prosesi peletakan batu pertama secara simbolis yang digelar di lokasi utama pembangunan pusat Koperasi Merah Putih di Jakarta, kemudian dilanjutkan dengan di masing-masing daerah.

Sinergi antara Kementerian Koperasi dan UKM, TNI, Forkopimda, serta masyarakat diharapkan dapat terus terjalin erat untuk mewujudkan cita-cita besar menjadikan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi bangsa.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata di seluruh lini pemerintahan, Aceh Singkil siap menjadi bagian dari gerakan nasional membangun kemandirian ekonomi melalui Koperasi Merah Putih. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Jumat, 17 Oktober 2025

Batalyon Teritorial Akan Dibangun di Aceh Singkil, Ketua MPU: Ini Bukti Komitmen Pemerintah untuk Keamanan Masyarakat

Batalyon Teritorial Akan Dibangun di Aceh Singkil, Ketua MPU: Ini Bukti Komitmen Pemerintah untuk Keamanan Masyarakat

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Singkil, Ustadz H. Roesman Hasmy, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi terhadap rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan
Aceh Singkil, 17 Oktober 2025 – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Singkil, Ustadz H. Roesman Hasmy, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi terhadap rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) di Kabupaten Aceh Singkil.

Dalam keterangannya, Ustadz H. Roesman Hasmy menilai bahwa pembangunan tersebut merupakan langkah strategis untuk mendorong kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kehadiran YTP akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan infrastruktur, serta pemerataan pembangunan di wilayah Aceh Singkil.

Beliau menegaskan, upaya ini sejalan dengan nilai-nilai keislaman sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang artinya:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11)

“Sebagai Ketua MPU Aceh Singkil, saya merasa bersyukur dan memberikan apresiasi sepenuhnya terhadap pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan yang akan dibuat di Aceh Singkil, sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang artinya: Kalaulah dalam suatu bangsa atau negeri ingin merubah nasib, rubahlah dari diri sendiri untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Ustadz H. Roesman Hasmy.

Beliau berharap, keberadaan YTP nantinya dapat menjadi motor penggerak perubahan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan taraf hidup, membuka lapangan kerja, serta memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat Aceh Singkil. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya
Aceh Singkil Rencana Memiliki Batalyon Teritorial Pembangunan Baru, Dorong Pembangunan dan Ketahanan Wilayah Pedesaan

Aceh Singkil Rencana Memiliki Batalyon Teritorial Pembangunan Baru, Dorong Pembangunan dan Ketahanan Wilayah Pedesaan

Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan di Desa Mukti Lincir, Kecamatan Kota Baharu, disambut hangat oleh berbagai lapisan masyarakat
ACEH SINGKIL – Upaya memperkuat ketahanan wilayah serta mendorong percepatan pembangunan daerah kembali mendapat momentum penting di Kabupaten Aceh Singkil. Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan di Desa Mukti Lincir, Kecamatan Kota Baharu, disambut hangat oleh berbagai lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan setempat.

Langkah strategis ini dinilai sebagai wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, aparat pertahanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, maju, dan mandiri. Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan YTP yang diharapkan menjadi pionir pembangunan berbasis pertahanan wilayah.

Batalyon Teritorial Pembangunan diharapkan tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga turut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program ini mengedepankan pendekatan teritorial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di bidang infrastruktur, pertanian, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Makodim 0109/Aceh Singkil tersebut, tampak hadir unsur Forkopimda Aceh Singkil, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan mahasiswa. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan semangat kebersamaan dan dukungan kolektif terhadap gagasan pembentukan satuan pembangunan teritorial tersebut.

Pemerintah daerah menilai, keberadaan YTP dapat menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah perbatasan dan pedesaan yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan infrastruktur dan keterbatasan sumber daya manusia. Selain itu, kehadiran YTP juga diharapkan mampu memperkuat rasa nasionalisme serta menumbuhkan kesadaran bela negara di kalangan generasi muda Aceh Singkil.

Mewakili Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman menyampaikan bahwa kehadiran YTP di wilayah Aceh Singkil bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan simbol kekuatan sinergi antara TNI dan rakyat dalam memperkuat ketahanan wilayah dan mempercepat pemerataan pembangunan.

“Pemerintah Daerah Aceh Singkil siap mendukung sepenuhnya program pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan ini. Ini adalah bentuk nyata komitmen kita dalam memperkuat pertahanan nasional dan membuka jalan bagi kemajuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di daerah,” tegas H. Hamzah Sulaiman dengan penuh semangat.

Beliau menambahkan, program YTP bukan hanya memperkokoh struktur pertahanan, tetapi juga menghadirkan dampak sosial-ekonomi yang signifikan mulai dari peningkatan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat lokal, hingga percepatan pembangunan perekonomian di wilayah Aceh Singkil.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi kunci sukses pelaksanaan program pusat, terutama dalam memastikan sinergi lintas sektor antara TNI, pemerintah, dan masyarakat berjalan optimal.

“Kami percaya, kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan akan menjadi energi baru bagi kemajuan Aceh Singkil. Dengan kolaborasi yang kuat antara TNI dan Pemerintah Daerah, kita akan wujudkan daerah yang tangguh, aman, dan sejahtera,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Tokoh masyarakat dari berbagai kecamatan di Aceh Singkil menilai, pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan merupakan langkah cerdas yang mengintegrasikan pembangunan dan pertahanan secara seimbang. Menurut mereka, konsep ini bukan semata membangun kekuatan fisik pertahanan, tetapi juga membangun mental, sosial, dan ekonomi masyarakat agar lebih tangguh menghadapi tantangan zaman.

Dukungan juga datang dari kalangan tokoh agama yang menilai, pembangunan berbasis teritorial dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi jati diri masyarakat Aceh Singkil. Mereka berharap keberadaan YTP dapat menjadi pelindung masyarakat sekaligus mitra dalam menjaga stabilitas wilayah dan harmoni sosial.

Dalam keterangannya, Ustadz H. Roesman Hasmy menilai bahwa pembangunan tersebut merupakan langkah strategis untuk mendorong kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kehadiran YTP akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan infrastruktur, serta pemerataan pembangunan di wilayah Aceh Singkil.

Beliau menegaskan, upaya ini sejalan dengan nilai-nilai keislaman sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang artinya:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11)

“Sebagai Ketua MPU Aceh Singkil, saya merasa bersyukur dan memberikan apresiasi sepenuhnya terhadap pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan yang akan dibuat di Aceh Singkil, sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang artinya: Kalaulah dalam suatu bangsa atau negeri ingin merubah nasib, rubahlah dari diri sendiri untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Ustadz H. Roesman Hasmy.

Beliau berharap, keberadaan YTP nantinya dapat menjadi motor penggerak perubahan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan taraf hidup, membuka lapangan kerja, serta memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat Aceh Singkil.

Ungkapan senada juga disampaikan Zakirun Pohan, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Singkil. Zakirun mennyampaikan terima kasih atas program Presiden Republik Indonesia, untuk Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan, khususnya di Aceh Singkil.

“Dengan diadakan ini saya percaya semua masyarakat menerima dengan baik dari sudut pandang adat dan budaya. Apalagi wilayah kita Aceh Singkil adalah daerah pertanian, itu akan merubah nasib ke depan. Mudah-mudahan Aceh Singkil tetap jaya, mempertahankan adat istiadat. Mudah-mudahan segera terwujud pembentukan Batalyon ini,” tutur Zakirun.

Selain aspek keamanan, pembentukan YTP juga membawa semangat pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui sinergi lintas sektor, satuan ini nantinya akan membantu dalam program-program pembangunan desa, seperti perbaikan jalan, irigasi pertanian, serta kegiatan sosial dan kemanusiaan. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi turut serta sebagai subjek yang aktif berperan.

Mahasiswa dan organisasi kepemudaan di Aceh Singkil turut menyuarakan dukungan terhadap langkah tersebut. Mereka memandang YTP sebagai wadah penguatan kapasitas sumber daya manusia muda di daerah, serta peluang untuk menumbuhkan semangat pengabdian dan tanggung jawab terhadap bangsa.

Sementara itu, berbagai organisasi kemasyarakatan menyambut positif pembentukan YTP sebagai bentuk konkret kehadiran negara di tengah masyarakat. Mereka menilai, sinergi antara aparat dan warga akan menciptakan rasa aman, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam upaya pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan dukungan penuh dari semua pihak, pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan di Desa Mukti Lincir menjadi tonggak baru bagi Aceh Singkil dalam menguatkan ketahanan wilayah berbasis kesejahteraan rakyat. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Aceh, bahkan secara nasional, tentang bagaimana pembangunan dan pertahanan dapat berjalan beriringan demi terciptanya Indonesia yang lebih maju dan berdaulat. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Sabtu, 11 Oktober 2025

Babinsa Kota Baharu Ajak Warga Desa Sumber Mukti Kembangkan Tahu Tradisional Jadi Produk Unggulan UMKM

Babinsa Kota Baharu Ajak Warga Desa Sumber Mukti Kembangkan Tahu Tradisional Jadi Produk Unggulan UMKM

Babinsa Posramil Kota Baharu Koramil 0109-06/Singkohor, Serma Sudiyanto, melakukan pendampingan kepada warga
ACEH SINGKIL – Dalam upaya mendukung peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Posramil Kota Baharu Koramil 0109-06/Singkohor, Serma Sudiyanto, melakukan pendampingan kepada warga Desa Sumber Mukti, Kecamatan Kota Baharu, dalam proses pembuatan olahan makanan tradisional berupa tahu.

Kegiatan ini dilakukan di salah satu rumah warga binaan yang telah merintis usaha kecil menengah (UMKM) di bidang produksi makanan olahan berbahan dasar kedelai tersebut. Pendampingan dilakukan mulai dari tahap persiapan bahan baku hingga proses pengemasan produk yang siap dipasarkan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI melalui jajaran Kodim 0109/Aceh Singkil untuk terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan, terutama bagi pelaku UMKM yang berperan penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Menurut Serma Sudiyanto, pendampingan seperti ini tidak hanya membantu warga meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga menumbuhkan semangat berwirausaha di tengah masyarakat. Dengan adanya dukungan dari Babinsa, diharapkan para pelaku usaha kecil dapat lebih percaya diri mengembangkan produk lokal yang memiliki nilai jual tinggi.

Pembuatan tahu tradisional di Desa Sumber Mukti menjadi salah satu contoh nyata kreativitas warga dalam memanfaatkan potensi sumber daya yang ada di sekitar. Selain memiliki cita rasa khas, produk olahan ini juga berpeluang besar untuk menembus pasar lokal maupun luar daerah apabila dikembangkan dengan strategi pemasaran yang tepat.

Dalam kesempatan itu, Serma Sudiyanto juga memberikan arahan kepada warga mengenai pentingnya menjaga kualitas dan kebersihan produk agar dapat bersaing di pasaran. Ia turut membantu menyiapkan peralatan produksi dan memberikan masukan seputar pengemasan yang menarik untuk meningkatkan daya tarik konsumen.

Kegiatan pendampingan Babinsa tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat yang tak hanya berperan dalam bidang pertahanan, tetapi juga aktif mendukung sektor ekonomi rakyat.

Sementara itu, Danramil 0109-06/Singkohor Kapten Inf L. Simamora menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan pendampingan seperti ini merupakan bagian dari program rutin yang dilakukan Babinsa di setiap wilayah. Tujuannya untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan potensi lokal yang dimiliki masing-masing desa.

Dengan adanya sinergi antara aparat TNI dan masyarakat, diharapkan geliat usaha kecil dan menengah di wilayah Aceh Singkil terus tumbuh dan berkembang. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi modal penting untuk mewujudkan kesejahteraan bersama serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Kamis, 09 Oktober 2025

Kanwil BPN Aceh Serahkan Sertifikat Lahan 467,6 H Kompi A Yonif 115/Macan Louser ke Kodim 0109/Aceh Singkil

Kanwil BPN Aceh Serahkan Sertifikat Lahan 467,6 H Kompi A Yonif 115/Macan Louser ke Kodim 0109/Aceh Singkil

Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Aceh secara resmi menyerahkan sertifikat kepemilikan lahan seluas 467,6 hektare milik Kompi A Yonif 115/Macan Louser kepada Kodim 0109/Aceh Singkil
ACEH SINGKIL - Sebuah momen bersejarah terjadi di lingkungan pertanahan dan militer wilayah Aceh Singkil. Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Aceh secara resmi menyerahkan sertifikat kepemilikan lahan seluas 467,6 hektare milik Kompi A Yonif 115/Macan Louser kepada Kodim 0109/Aceh Singkil.

Penyerahan tersebut berlangsung khidmat di Kantor BPN Aceh Singkil, yang berlokasi di Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, pada hari Kamis (9/10/2025). Sertifikat diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil BPN Aceh, Dr. Arinaldi, S.SiT., S.H., M.M., kepada Komandan Kodim (Dandim) 0109/Aceh Singkil, Letkol Kav M. Aminudin, S.T., M.I.P.

Acara penyerahan sertifikat ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari unsur Forkopimda Aceh Singkil, jajaran BPN Aceh dan Aceh Singkil dan Kodim 0109/Aceh Singkil. Suasana acara berlangsung penuh keakraban namun tetap menunjukkan nuansa formal yang menandai pentingnya kegiatan ini dalam mendukung kepastian hukum atas aset negara.

Kerja sama yang baik antara pihak BPN dan TNI dalam proses penataan aset pertanahan di wilayah Aceh. Ia menegaskan bahwa sertifikat yang diserahkan merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan pendataan, verifikasi batas tanah, hingga pengukuran resmi oleh petugas BPN.

Penerbitan sertifikat kepemilikan lahan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset-aset milik negara, khususnya yang digunakan untuk kepentingan pertahanan dan keamanan.

Dalam kesempatan itu, Letkol Kav M. Aminudin, selaku Dandim 0109/Aceh Singkil, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang diberikan oleh BPN Aceh Singkil serta Kanwil BPN Aceh. Ia menilai penyerahan sertifikat ini bukan sekadar simbol administratif, tetapi merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan TNI dalam menjaga serta mengelola aset negara untuk kepentingan strategis.

“Dengan sertifikat ini, kami memiliki dasar hukum yang kuat untuk menjaga dan memanfaatkan lahan tersebut demi kepentingan pertahanan wilayah dan kesejahteraan prajurit. Ini merupakan langkah maju yang sangat penting bagi institusi kami,” ujarnya.

Penyerahan sertifikat tersebut juga menjadi bagian dari program nasional penertiban dan sertifikasi aset milik negara yang digalakkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Program ini bertujuan untuk memastikan seluruh aset pemerintah, termasuk yang digunakan oleh TNI dan Polri, memiliki legalitas yang jelas dan terdaftar secara resmi.

Dengan kepastian hukum yang kuat, diharapkan potensi tumpang tindih lahan dapat diminimalisir, serta penggunaan aset negara dapat dimaksimalkan untuk kepentingan pembangunan dan pertahanan nasional.

Kepastian hukum atas tanah yang menjadi markas Kompi A Yonif 115/Macan Louser ini juga menandai tonggak penting dalam upaya memperkuat basis pertahanan di wilayah perbatasan barat Aceh. Dengan dukungan penuh dari BPN, TNI kini memiliki landasan legal yang kuat untuk melakukan pengembangan dan pemanfaatan lahan sesuai dengan peraturan yang berlaku. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Jumat, 29 Agustus 2025

Babinsa dan Aparatur Desa Bersatu, Bantuan Langsung Tunai Ekstrim Disalurkan di Aceh Singkil

Babinsa dan Aparatur Desa Bersatu, Bantuan Langsung Tunai Ekstrim Disalurkan di Aceh Singkil

bahu-membahu menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Ekstrim kepada warga yang tergolong kurang mampu
ACEH SINGKIL, Singkil – Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0109-02/Singkil, Koptu Sugiato, bersama aparatur Desa Pea Bumbung, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. Mereka bahu-membahu menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Ekstrim kepada warga yang tergolong kurang mampu di wilayah desa tersebut.

Kegiatan penyaluran bantuan ini berlangsung di balai desa dengan suasana penuh kebersamaan. Warga yang menerima tampak antusias, karena bantuan tersebut sangat berarti untuk meringankan beban ekonomi keluarga, terutama di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang terus berfluktuasi.

BLT Ekstrim ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah melalui desa yang bekerja sama dengan TNI dalam memastikan program bantuan tepat sasaran. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara aparat TNI dengan pemerintah desa dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Selain menyalurkan bantuan, Babinsa Koramil 0109-02/Singkil juga membantu memastikan proses pembagian berjalan tertib, aman, dan lancar. Setiap warga penerima mendapatkan pelayanan sesuai prosedur, mulai dari verifikasi data, pencatatan, hingga penyerahan dana bantuan secara transparan.

Masyarakat penerima manfaat mengaku merasa terbantu dengan adanya BLT Ekstrim ini. Bantuan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, mulai dari bahan makanan hingga biaya pendidikan anak. Kehadiran aparatur desa dan pendampingan Babinsa menambah rasa nyaman dan meyakinkan masyarakat bahwa bantuan tersebut benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kedekatan antara aparat desa, TNI, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan terus terjalin sehingga setiap program pemerintah bisa berjalan lebih efektif.

Dengan adanya BLT Ekstrim yang disalurkan di Desa Pea Bumbung, diharapkan beban masyarakat kurang mampu dapat berkurang. Program ini juga menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah desa dan TNI tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga aktif dalam mengawal upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Sabtu, 09 Agustus 2025

HUT RI Makin Dekat, Babinsa Singkohor Gencar Sosialisasi Pengibaran Bendera dan Umbul-Umbul

HUT RI Makin Dekat, Babinsa Singkohor Gencar Sosialisasi Pengibaran Bendera dan Umbul-Umbul

Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor, melaksanakan patroli pengecekan sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat dan instansi pemerintahan di wilayah Kecamatan Singkohor
ACEH SINGKIL, Singkohor – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor, melaksanakan patroli pengecekan sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat dan instansi pemerintahan di wilayah Kecamatan Singkohor terkait pengibaran Bendera Merah Putih dan pemasangan umbul-umbul.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh rumah warga, perkantoran, sekolah, hingga tempat usaha turut serta memeriahkan peringatan kemerdekaan dengan memasang Bendera Merah Putih secara benar dan teratur. Selain itu, Babinsa juga mengimbau agar masyarakat memasang umbul-umbul, spanduk, dan hiasan lainnya sebagai bentuk rasa nasionalisme dan penghormatan kepada jasa para pahlawan.

Patroli dimulai dari pusat Kecamatan Singkohor hingga menyusuri sejumlah desa, dengan menyambangi satu per satu titik lokasi. Babinsa memeriksa kondisi bendera yang dipasang warga, memastikan tidak ada bendera yang kusam, robek, atau terpasang secara tidak sesuai ketentuan. Masyarakat yang belum memasang bendera atau umbul-umbul diingatkan untuk segera melakukannya mengingat momen peringatan kemerdekaan semakin dekat.

Menurut pantauan di lapangan, mayoritas warga telah menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut HUT RI. Banyak rumah yang sudah dihiasi dengan bendera berukuran standar, umbul-umbul warna-warni, dan dekorasi kreatif khas Agustusan. Beberapa instansi pemerintahan dan sekolah bahkan telah memasang gapura hias bertema kemerdekaan untuk menambah semarak suasana.

Patroli ini tidak hanya bertujuan memantau kesiapan warga dalam menyambut hari bersejarah bangsa, tetapi juga sebagai bentuk silaturahmi Babinsa dengan masyarakat. Kehadiran aparat TNI di tengah-tengah warga memberikan dorongan semangat dan rasa aman, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai persatuan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap tanah air.

Koramil 0109-06/Singkohor menegaskan bahwa kegiatan pengecekan dan himbauan ini akan terus dilakukan hingga hari puncak perayaan 17 Agustus. Harapannya, seluruh wilayah Kecamatan Singkohor dapat terlihat semarak, rapi, dan penuh warna, menjadi cerminan kekompakan warga dalam memperingati kemerdekaan.

Melalui kegiatan ini, semangat nasionalisme diharapkan semakin mengakar di hati masyarakat, sehingga peringatan HUT ke-80 RI bukan hanya menjadi acara seremonial tahunan, melainkan juga momentum memperkuat rasa bangga dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Jumat, 01 Agustus 2025

Akses Terbatas Tak Halangi Tugas, Serda Ramadhani Dampingi Warga Seberangi Sungai Kuala Baru

Akses Terbatas Tak Halangi Tugas, Serda Ramadhani Dampingi Warga Seberangi Sungai Kuala Baru

Serda Ramadhani, terjun langsung ke lapangan dalam rangka komunikasi sosial (komsos) sekaligus membantu aktivitas penyeberangan warga menggunakan rakit tradisional
ACEH SINGKIL, Kuala Baru – Bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga terus ditunjukkan oleh TNI Angkatan Darat di wilayah teritorial Kodim 0109/Aceh Singkil. Kali ini, anggota Koramil 0109-05/Kuala Baru, Serda Ramadhani, terjun langsung ke lapangan dalam rangka komunikasi sosial (komsos) sekaligus membantu aktivitas penyeberangan warga menggunakan rakit tradisional yang menghubungkan Desa Kayu Menang dengan Desa Kuala Baru Sungai, Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Ramadhani tampak menyatu dengan masyarakat, ikut mendorong dan mengendalikan rakit penyeberangan yang menjadi satu-satunya akses utama warga untuk melintasi sungai. Aktivitas ini rutin dilakukan warga setempat, baik untuk keperluan sekolah, bekerja, maupun aktivitas sosial lainnya.

Wilayah pesisir Kuala Baru dikenal memiliki kontur geografis yang didominasi aliran sungai besar dan hutan lebat. Akses darat sangat terbatas, sehingga moda penyeberangan rakit menjadi tumpuan harapan masyarakat sekitar. Namun, minimnya fasilitas keselamatan di atas rakit menjadi perhatian tersendiri bagi TNI, khususnya para Babinsa yang bertugas di wilayah tersebut.

Serda Ramadhani memanfaatkan momentum komsos ini untuk menyampaikan pentingnya memperhatikan faktor keselamatan saat menggunakan rakit. Ia mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri menyeberang saat cuaca buruk atau arus sungai sedang deras, serta mengingatkan agar anak-anak selalu didampingi orang dewasa saat menyeberang.

Selain memberi imbauan, Serda Ramadhani juga membantu warga dalam menyeberangkan barang bawaan, termasuk hasil kebun dan kebutuhan pokok. Hal ini menunjukkan peran aktif Babinsa sebagai ujung tombak TNI di lapangan, yang tidak hanya menjalankan tugas militer tetapi juga hadir dalam setiap aktivitas sosial warga.

Kegiatan ini pun disambut positif oleh masyarakat. Warga merasa lebih aman dan terbantu dengan kehadiran TNI di tengah-tengah mereka. Meski tidak menggunakan perahu bermotor atau alat canggih, kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan menjadi bukti nyata sinergitas TNI dan rakyat.

Koramil 0109-05/Kuala Baru terus berkomitmen untuk menjaga kedekatan dengan warga melalui pendekatan humanis, terutama di wilayah-wilayah terpencil yang masih sangat bergantung pada transportasi tradisional. Dalam setiap aktivitasnya, para Babinsa dituntut peka terhadap permasalahan masyarakat dan sigap memberikan solusi.

Melalui kegiatan seperti ini, TNI berharap terjalin hubungan yang lebih erat dengan masyarakat sekaligus menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif. Keselamatan warga menjadi prioritas utama, dan peran aktif TNI menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan di daerah tertinggal. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Selasa, 22 Juli 2025

Gandeng Forkopimda, Dandim Aceh Singkil Dorong Gerakan Makan Bergizi untuk Anak Sekolah

Gandeng Forkopimda, Dandim Aceh Singkil Dorong Gerakan Makan Bergizi untuk Anak Sekolah

Kodim 0109/Aceh Singkil bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri acara launching Makan Bergizi Gratis (MBG) dalalm Program Makan Bergizi
ACEH SINGKIL, Pulo Sarok – Kodim 0109/Aceh Singkil bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri acara launching Makan Bergizi Gratis (MBG) dalalm Program Makan Bergizi yang diselenggarakan di beberapa sekolah di wilayah desa pulo sarok Kabupaten Aceh Singkil, Senin (21/7/2025).

Program ini merupakan program nasional Presiden Republik Indonesia melalui pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak usia sekolah. Kehadiran Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Inf Moh Mulyono, S.I.P., bersama unsur Forkopimda menjadi bentuk dukungan nyata terhadap gerakan nasional percepatan perbaikan gizi generasi muda.

Dalam pernyataannya, Dandim menyampaikan bahwa TNI akan selalu mendukung program-program pemerintah yang menyasar peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

"Anak-anak adalah aset bangsa. Memberikan asupan makanan bergizi bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga investasi masa depan. Kodim 0109/Aceh Singkil siap bersinergi untuk mendukung program ini secara berkelanjutan," tegas Dandim.

Kegiatan launching tersebut diisi dengan pemberian makanan bergizi secara simbolis kepada siswa-siswi serta meninjauan menu makanan sehat, serta edukasi gizi kepada para siswa dan tenaga pengajar. Di kesempatan ini Forkopimda juga melakukan kunjungan langsung ke lokasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengecek ketersediaan bahan, tata letak ruang dan dapur serta kebersihan tempat.

Sementara itu, Yayasan Darul Mahabbah selaku panita penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dari Badan Gizi Nasional langsung menyasar ke Sekolah TK Pembina, SD Negeri Pulo Sarok, SD Negeri 1 Pasar, SMP Negri 2 Singkil untuk memberikan makanan sehat bergizi dengan total 716 Porsi kepada 716 siswa dan siswi.

Bupati Aceh Singkil H. Syafriadi Oyon SH, yang turut hadir juga menyampaikan apresiasinya atas sinergi lintas sektor, termasuk dari TNI dan Polri, dalam menyukseskan program ini. Ia berharap melalui kerja sama yang solid, program Makan Bergizi Gratis di Aceh Singkil dapat sukses dan berjalan secara signifikan.

"Kegiatan ini merupakan program dari bapak Presiden RI dan kita harapkan bersama Kegiatan MBG ini akan berlanjut dan berjalan sukses, kami pihak pemerintah daerah bersama TNI dan Polri siap mendukung" Ujar Bupati.

Acara berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para siswa, guru. Dukungan TNI bersama Forkopimda menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga pola makan sehat dan bergizi. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Senin, 14 Juli 2025

Tegakkan Tertib Lalu Lintas, Kodim 0109/Aceh Singkil Turut Apel Operasi Patuh Seulawah di Polres Aceh Singkil

Tegakkan Tertib Lalu Lintas, Kodim 0109/Aceh Singkil Turut Apel Operasi Patuh Seulawah di Polres Aceh Singkil

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah Tahun 2025
ACEH SINGKIL, Singkil Utara — Lapangan Apel Polres Aceh Singkil di Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, menjadi pusat perhatian pada Senin pagi (14/07/2025), saat digelarnya Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangka Cipta Kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) pasca penanganan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Apel ini dihadiri oleh Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, SH, Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, S.I.K,.M.H, Waka Polres Aceh Singkil Kompol Tasmin, S.H,.M.H, Dandim 0109 Aceh Singkil yang di wakili Oleh Pasi Ops Kodim 0109/Aceh Singkil Kapten Inf Irwansyah Manurung, Kejaksaan Negeri Singkil diwakili oleh Kasubsi I Intel Iqbal Risha Ahmadi, S.H, Ketua MPU Aceh Singkil Roesman Hasmi dan iikuti oleh berbagai unsur, termasuk personel dari Kodim 0109/Aceh Singkil, Polres Aceh Singkil, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya. Keterlibatan aktif TNI dalam kegiatan lintas sektoral ini mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di wilayah Aceh Singkil.

Pelaksanaan Operasi Patuh Seulawah Tahun 2025 menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Terlebih setelah peringatan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, operasi ini diharapkan mampu mengurangi angka pelanggaran serta menekan potensi kecelakaan yang kerap terjadi akibat kelalaian pengguna jalan.

Kodim 0109/Aceh Singkil, melalui keikutsertaan personelnya dalam apel dan operasi ini, menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya Polri dalam menegakkan aturan lalu lintas dan menciptakan kondisi jalan yang aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam pelaksanaan apel, seluruh peserta tampil dalam formasi yang rapi dan disiplin. Kegiatan dimulai dengan penghormatan umum, laporan perwira apel, serta penyematan pita tanda dimulainya operasi secara simbolis kepada perwakilan personel dari masing-masing satuan. Suasana tampak khidmat namun tegas, mencerminkan kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam mendukung kelancaran pelaksanaan operasi.

Operasi Patuh Seulawah Tahun 2025 sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, dengan fokus pada penindakan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, seperti tidak memakai helm, melawan arus, pengendara di bawah umur, penggunaan ponsel saat berkendara, serta pelanggaran batas kecepatan. Selain tindakan represif, operasi ini juga akan disertai dengan pendekatan persuasif dan edukatif melalui penyuluhan kepada masyarakat di berbagai titik strategis.

Partisipasi Kodim 0109/Aceh Singkil tak hanya sebatas pada pengamanan dan dukungan operasional, namun juga sebagai bentuk implementasi dari fungsi teritorial TNI dalam membantu tugas pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk di sektor lalu lintas.

Apel ini juga menjadi ajang penguatan koordinasi antarinstansi, di mana sinergitas menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan berlalu lintas yang aman dan tertib. Pemerintah daerah pun menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang selama ini masih menjadi tantangan besar, terutama di daerah dengan mobilitas yang cukup tinggi seperti Aceh Singkil.

Dengan digelarnya apel gelar pasukan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Operasi Patuh Seulawah Tahun 2025 bukan hanya tentang penegakan hukum, namun juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif untuk saling menjaga, saling mengingatkan, dan bersama-sama menciptakan budaya lalu lintas yang tertib, beretika, dan berkeselamatan. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Selasa, 08 Juli 2025

Antisipasi Bahaya di Sungai, Babinsa Aktif Monitor Kapal Rakit di Penyeberangan Kuala Baru

Antisipasi Bahaya di Sungai, Babinsa Aktif Monitor Kapal Rakit di Penyeberangan Kuala Baru

Babinsa Koramil 0109-05/Kuala Baru turun langsung ke lapangan guna memantau kapal Rakit penyebrangan di pelabuhan kapal rakit penyebrangan desa Kuala Baru laut
ACEH SINGKIL, Kuala Baru, 7 Juli 2025 – Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat di penyeberangan rakit, Koptu Indra Simatupang Babinsa Koramil 0109-05/Kuala Baru turun langsung ke lapangan guna memantau kapal Rakit penyebrangan di pelabuhan kapal rakit penyebrangan desa Kuala Baru laut Kecamatan Kuala Baru. Langkah ini dilakukan guna mencegah terjadinya over kapasitas yang berpotensi membahayakan keselamatan penumpang.

Dalam kegiatan pemantauan, Babinsa bekerja sama dengan pemilik Kapal Rakit penyebrangan dan perangkat desa Kuala Baru Laut untuk melakukan pemantauan jumlah penumpang, kondisi kapal rakit, serta memastikan keselamatan Penumpang. juga menghimbau masyarakat untuk mengikuti arahan dari petugas atau pemilik Kapal Rakit terkait dengan penyusunan kendaraan di atas rakit untuk tidak memaksakan diri naik ke kapal rakit yang telah penuh.

Koptu Indra Simatupang menyampaikan bahwa peningkatan jumlah kendaraan kerap menyebabkan antrian untuk penyebrangan karna keterbatasan kapal rakit yang tersedia. “Kami turun langsung untuk memastikan bahwa kapal tidak melebihi kapasitasnya dan seluruh penumpang dapat melakukan penyebrangan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Upaya pengawasan ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa lebih tenang dengan adanya pengawalan ketat dari pihak berwenang. “Dengan adanya Babinsa dan petugas yang berjaga, kami merasa lebih aman saat menyeberang,” ujar salah satu penumpang.

Kegiatan pemantauan ini akan terus dilakukan agar perjalanan masyarakat tetap lancar dan selamat hingga tiba di tujuan masing-masing. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Rabu, 02 Juli 2025

Babinsa Singkohor Bawa Semangat untuk Sembuh, Kunjungi Warga Desa Samar Dua yang Sakit

Babinsa Singkohor Bawa Semangat untuk Sembuh, Kunjungi Warga Desa Samar Dua yang Sakit

Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor, Serda Devi Chandra, melaksanakan kunjungan sosial dengan menjenguk salah satu warga binaan dari Desa Samar Dua, Kecamatan Kota Baharu, yang tengah menjalani perawatan medis di RSUD Aceh Singkil
ACEH SINGKIL, Gunung Meriah - Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap warga binaannya, Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor, Serda Devi Chandra, melaksanakan kunjungan sosial dengan menjenguk salah satu warga binaan dari Desa Samar Dua, Kecamatan Kota Baharu, yang tengah menjalani perawatan medis di RSUD Aceh Singkil, Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (01/07/2025).

Kunjungan tersebut menjadi gambaran nyata peran Babinsa tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan wilayah, tetapi juga menunjukkan sisi humanis dan empati yang tinggi kepada masyarakat, terlebih saat mereka berada dalam kondisi sulit seperti menderita sakit.

Dalam kunjungannya, Serda Devi Chandra memberikan dukungan moril serta semangat kepada pasien dan keluarganya. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan motivasi agar pasien tetap kuat, tabah, serta memiliki semangat juang tinggi dalam menghadapi proses penyembuhan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendekatan teritorial yang selama ini dijalankan oleh jajaran TNI AD, khususnya Babinsa di wilayah Koramil 0109-06/Singkohor. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk saat duka atau sakit, memperkuat hubungan emosional antara aparat kewilayahan dan warga, serta menumbuhkan rasa kekeluargaan yang erat.

Serda Devi Chandra menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud perhatian dan tanggung jawab moril sebagai aparat teritorial terhadap kondisi warganya. Selain memberikan semangat, dirinya juga turut mendoakan agar pasien segera pulih dan dapat kembali beraktivitas bersama keluarga dan masyarakat.

Keluarga pasien pun merasa sangat terharu dan berterima kasih atas kehadiran dan perhatian yang diberikan. Mereka mengaku merasa tidak sendiri dalam menghadapi ujian kesehatan yang sedang dialami, karena kehadiran Babinsa telah menjadi sumber kekuatan baru yang membangkitkan optimisme untuk sembuh.

Melalui kegiatan seperti ini, Koramil 0109-06/Singkohor membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat bukan hanya terbatas pada kegiatan keamanan dan pembangunan, melainkan juga menyentuh sisi kemanusiaan yang mendalam. Semangat gotong royong dan kebersamaan terus dihidupkan untuk menciptakan lingkungan sosial yang penuh empati, solidaritas, dan saling peduli.

Diharapkan melalui kunjungan seperti ini, dapat memperkuat hubungan antara Babinsa dan masyarakat, serta menjadi contoh positif dalam menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Babinsa tidak hanya menjadi pelindung dan pengayom, tetapi juga sahabat dan keluarga bagi warga binaannya di saat suka maupun duka. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Minggu, 22 Juni 2025

Ketua Komite II DPD RI Dr. Nadikenita Br Sitepu Kunjungi Aceh Singkil, Fokus pada Isu 4 Pulau Perbatasan

Ketua Komite II DPD RI Dr. Nadikenita Br Sitepu Kunjungi Aceh Singkil, Fokus pada Isu 4 Pulau Perbatasan

kunjungan kerja Advokasi Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI
ACEH SINGKIL, 22 Juni 2025 — Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Singkil menunjukkan komitmen penuh terhadap kedaulatan wilayah dengan turut mendampingi kunjungan kerja Advokasi Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang dipimpin oleh Dr. Nadikenita Br Sitepu, perwakilan asal Sumatra Utara sekaligus Ketua Advokasi Komite II, dalam kunjungan penting ke sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Aceh Singkil.

Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan dan pendalaman terhadap status empat pulau yang sebelumnya sempat menjadi polemik batas wilayah antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara, yaitu Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek. Isu batas wilayah ini telah berlangsung selama bertahun-tahun dan menyita perhatian berbagai pihak, terutama masyarakat setempat yang terdampak langsung dalam hal administrasi, pelayanan publik, hingga kepastian identitas wilayah.

Rombongan Komite II DPD RI disambut secara resmi oleh Bupati Aceh Singkil, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta sejumlah kepala desa dan camat dari wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan pulau-pulau tersebut. Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk mempertegas posisi Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam mendukung kejelasan administrasi dan batas teritorial berdasarkan aspek historis, yuridis, dan sosiokultural yang telah lama dimiliki masyarakat Aceh Singkil terhadap keempat pulau tersebut.

Dalam rangkaian kegiatan, rombongan melakukan diskusi bersama jajaran Pemkab Aceh Singkil yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke perairan dan daratan sekitar pulau-pulau yang menjadi fokus pembahasan. Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Kesbangpol, serta dinas-dinas terkait yang memiliki peran penting dalam pemetaan dan pendataan kependudukan maupun aset daerah.

Dr. Nadikenita Br Sitepu Ketua Advokasi Komite II menyampaikan kami dari Komite II DPD RI melaksanakan advokasi ke Aceh Singkil terkait Pulau Panjang dan kami melihat Prasasti dan sejarahnya memang menjurus ke Provinsi Aceh, Kehadiran kami disini resmi dan diketahui oleh Mendagri, Menteri KKP serta adanya surat resminya.

Dilihat dari adanya dermaga yang menjadi penghubung Singkil - Simeulue dan Singkil-Nias sehingga memerlukan perhatian dari Pertamina mengenai ketersediaan bahan bakar utk Aceh Singkil dan keberadaan GAS bumi di Wilayah Kabupaten Aceh Singkil, Pulau Lipan sudah tidak terlihat karena pasang jika surut tinggal pasir putih saja.

Pentingnya pendekatan yang komprehensif dalam penyelesaian sengketa batas wilayah, termasuk melalui dialog antarprovinsi yang difasilitasi oleh pemerintah pusat. Selain aspek teknis batas wilayah, kunjungan ini juga menyentuh dimensi pelayanan publik, aksesibilitas pembangunan infrastruktur, hingga upaya menjaga stabilitas sosial dan ketertiban masyarakat yang berpotensi terganggu jika polemik batas wilayah tidak segera memperoleh kepastian hukum.

Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Manik, SH menyampaikan Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden RI dan Semua Pihak atas pengembalian 4 Pulau ke Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh, kami memohon agar fasilitas Pulau disini dapat di bantu baik dermaga di pulau panjang, pulau mangkir besar dan mangkir kecil serta kami minta agar dapat dibangun juga fasilitas untuk Pariwisata di Aceh Singkil.

Kami berharap adanya Batas Wilayah yang berupa jalan agar tapal batas Wilayahnya jelas dan tidak terjadi Konflik tapal batas seperti masa lalu, Perlu adanya Pos Keamanan di Pulau ini serta mercusuar sebagai pertanda dan menghindari permasalahan.

Kami juga memohon agar adanya pembangunan di Pulau Banyak untuk masyarakat seperti air bersih dan jalan penghubung antara pulau, Kami juga memohon agar adanya pembangunan di Pulau Banyak Barat agar tidak terisolir terutama Dermaga, Kami dengan Sumatra Utara tidak ada masalah dan kami berhubungan dengan baik.

Keempat pulau yang dimaksud sejak dahulu kala telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari Kabupaten Aceh Singkil, baik secara administratif maupun dalam sejarah sosial masyarakat. Masyarakat pesisir, nelayan, dan tokoh adat yang ditemui menyampaikan bahwa identitas mereka lekat dengan Aceh Singkil dan berharap agar pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap penegasan batas wilayah yang berkeadilan.

Kegiatan dihadiri oleh Ketua Advokasi Komite II Dr. Nadikenita Br Sitepu (Perwakilan Sumatra Utara), Anggota DPD RI perwakilan Aceh Azhari Cage, Anggota DPD-RI Perwakilan Jawa Barat Alfiansyah Komeng, Staf Dirjen Pengelolaan Kelautan Kementrian Kelautan dan Perikanan Fadli Pratama, Kementrian Kelautan dan Perikanan Azami Rasyid, Asisten I Pemerintahan Pem Prov Sumut Basarin Yunus Tanjung, Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Manik, SH., Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Inf Moh Mulyono, S.I.P., Kapolres Aceh Singkil Joko Triono, S.I.K.MH., Kasidatun Kejari Aceh Singkil Jales, SH., Plt. Sekdakab Aceh Singkil H. Widodo, SKM.MKes., Asisten I Setdakab Aceh Singkil Junaidi, SSTP., Ketua MPU Aceh Singkil H. Roesman Harsmy dan Para Kepala SKPK. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya