Senin, 15 Juli 2024

Kaum Ibu Kecamatan Pulau Banyak Barat Rayakan Penanaman Padi Perdana dalam Program Ketahanan Pangan

Pulau Banyak Barat menjadi saksi sejarah dengan dilaksanakannya penanaman padi perdana yang melibatkan antusiasme tinggi dari kaum ibu
ACEH SINGKIL, Pulau Banyak Barat, 14 Juli 2024 - Pulau Banyak Barat menjadi saksi sejarah dengan dilaksanakannya penanaman padi perdana yang melibatkan antusiasme tinggi dari kaum ibu di daerah tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kemandirian pangan serta kesejahteraan masyarakat setempat.

Pulau Banyak Barat, yang dikenal dengan keindahan alamnya, kini mulai menonjolkan potensi pertaniannya. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan kerjasama berbagai pihak, lahan-lahan yang sebelumnya tidak produktif kini mulai dimanfaatkan untuk penanaman padi. Program ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani.

Pada acara penanaman padi perdana ini, tampak partisipasi aktif dari kaum ibu yang dengan semangat turun ke sawah. Mereka bekerja sama, mulai dari menyiapkan lahan hingga menanam bibit padi. Keterlibatan kaum ibu dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa peran perempuan dalam sektor pertanian sangat penting dan tidak dapat diabaikan.

Tak peduli sengatan matahari tetap bekerja mengolah sawah dengan penuh riang gembira. Sesekali terdengar gelak tawa ketika mendengar guyonannya masuk bagian lucu. Kaum ibu tersebut suka cita lantaran memiliki sawah.

Sawah tersebut merupakan program ketahan pangan yang dibuat masing-masing desa dengan sokongan Kodim 0109/Aceh Singkil.

Ada dua desa di Kecamatan Pulau Banyak Barat, yang membuka areal sawah. Masing-masing Desa Asantola dan Desa Haloban. Sawah yang dibuka mulai masuk masa tanam. Penanaman itu membuka jalan keberhasilan setelah bersusah payah membuka lahan.

Kegembiraan warga bertambah ketika Dandim 0109/Aceh Singkil, Letkol Inf Moh Mulyono, S.I.P ikut turun membantu warga menanam benih padi. Ia datang bersama Camat Pulau Banyak Barat Mawardi, Danramil Pulau Banyak Kapten Inf JE Sihaloho, Babinsa dan penyuluh pertanian.

Selain bantu penanaman Kodim Aceh Singkil, juga memberikan dukungan pompa air.

Total areal sawah penduduk Asantola dan Haloban, sekitar 11 hektar. Areal sawah dekat saja dengan permukiman penduduk. Penggarapan sawah didominasi perempuan, lantaran kaum bapaknya merupakan nelayan.

"Ibu-ibunya ke sawah, sementara bapak-bapaknya ke laut nelayan," kata Camat Pulau Banyak Barat, Mawardi.

Sementara Dandim 0109/Aceh Singkil, Letkol Inf Moh Mulyono mengatakan, kehadirannya merupakan bentukan dukungan kepada petani agar lebih semangat.

Kemudian dengan adanya sawah maka, kebutuhan beras bagi masyarakat Pulau Banyak Barat, tidak tergantung lagi pasokan daratan.

"Program ketahan pangan desa bersama Kodim ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan beras warga Pulau Banyak Barat, yang jauh dari daratan," kata Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Inf Moh Mulyono.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, masyarakat Pulau Banyak Barat menunjukkan bahwa mereka siap untuk mandiri dan berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan. Penanaman padi perdana ini bukan hanya simbol dari awal yang baru dalam sektor pertanian, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan yang berkelanjutan. (*Singkil Post)

Bagikan

Jangan lewatkan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.