![]() |
| Plh Danramil 04/Simpang Kanan menghadiri sosialisasi penanaman padi gogo dengan sistem tumpang sisip yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian |
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Kementan Ibu Nurfajar, Dinas pertanian Propinsi Aceh Maskurah, Dinas Perkebunan Kabupaten Aceh Singkil Nirwana Angkat, Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Singkil Wirya Darma, BPP Kecamatan Simpang Kanan ibu Radiah Naska Manik, SP., Plh Danramil 0109-04/Simpang Kanan Mayor Inf Asfimal, Para Babinsa Koramil 04/Simpang Kanan, Ketua kelompok Tani Wilayah Kecamatan Simpang Kanan, Kecamatan Suro dan Kecamatan Danau Paris serta Perwakilan Petani sekitar 20 Orang.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan metode penanaman padi gogo dengan sistem tumpang sisip kepada para petani. Metode ini dianggap inovatif karena memungkinkan petani untuk menanam padi gogo bersamaan dengan tanaman lain dalam satu lahan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi lahan dan hasil panen. Dalam sambutannya, perwakilan Kementan ibu Nurfajar menyampaikan bahwa metode ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi para petani yang memiliki lahan terbatas namun ingin mendapatkan hasil yang maksimal.
Beliau juga menghimbau kepada para petani untuk dapat memanfaatkan lahan yang ada (Lahan PSR), untuk digunakan sebagai lahan Tusip (Tumpang sisip) untuk tanaman padi Gogo. Dengan meningkatnya Sektor pertanian di harapkan dapat membantu krisis pangan serta dapat meningkatkan kesejahteraan warga melalui program penanaman padi Gogo ini.
Sosialisasi ini juga menghadirkan beberapa narasumber dari Kementan yang memberikan penjelasan mendetail tentang teknik penanaman padi gogo dengan sistem tumpang sisip. Para petani diajak untuk memahami langkah-langkah mulai dari persiapan lahan, pemilihan bibit, teknik penanaman, hingga perawatan tanaman. Tidak hanya itu, sesi tanya jawab juga digelar untuk menjawab berbagai pertanyaan dari para petani terkait penerapan metode ini di lahan mereka.
Antusiasme para petani terlihat dari banyaknya peserta yang hadir dan aktif dalam sesi tanya jawab. Mereka menunjukkan minat yang besar terhadap metode penanaman padi gogo dengan sistem tumpang sisip dan berharap dapat segera menerapkannya di lahan pertanian mereka.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para petani di Kecamatan Simpang Kanan dapat lebih inovatif dan produktif dalam mengelola lahan pertanian mereka. Metode penanaman padi gogo dengan sistem tumpang sisip diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan para petani. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI dan pemerintah, menjadi kunci suksesnya program ini. (*Singkil Post)

