![]() |
| Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor bersama mitra karib dan masyarakat, melaksanakan kegiatan Gerakan Bersih Sampah di Lapangan Buana Sakti |
Kegiatan dimulai pada pagi hari, dengan dihadiri oleh sejumlah anggota Koramil, perangkat desa, serta para pemuda dan warga Desa Lae Pinang. Kerja sama lintas elemen ini menjadi simbol persatuan masyarakat dalam menghadapi tantangan lingkungan, khususnya masalah sampah. Kehadiran Babinsa dan mitra karib dalam kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi dan mendorong masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Gerakan bersih-bersih ini mencakup penyisiran sampah di seluruh area Lapangan Buana Sakti, dengan fokus pada sampah plastik dan non-organik yang sulit terurai. Sampah-sampah ini kemudian dikumpulkan dan dipilah, sebelum akhirnya diserahkan ke tempat pengelolaan sampah yang telah disiapkan. Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari tingginya partisipasi, baik dari kalangan tua maupun muda, yang secara bersama-sama turut serta dalam aksi gotong royong ini.
Serka Sudiyanto, selaku pimpinan kegiatan, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya pada momentum peringatan tertentu, tetapi sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. "Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membersihkan sampah, tetapi juga membersihkan pola pikir kita akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat," ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau pihak tertentu saja, melainkan kewajiban bersama seluruh lapisan masyarakat. Dengan sinergi antara TNI, masyarakat, dan berbagai mitra karib, Serka Sudiyanto yakin bahwa kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan dapat terus ditingkatkan.
World Clean Up Day di Lapangan Buana Sakti Desa Lae Pinang ini pun berhasil menciptakan kesadaran akan pentingnya gerakan bersih-bersih tidak hanya dalam momen seremonial, namun juga menjadi agenda rutin yang berkelanjutan untuk kebaikan lingkungan. (*Singkil Post)

