Senin, 16 September 2024

Babinsa Koramil 06/Singkohor Rangkulan Warga untuk Manfaatkan Lahan Pekarangan Rumah di Desa Lae Pinang

Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor menggandeng warga Desa Lae Pinang untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai area pertanian
ACEH SINGKIL, Singkohor, 15 September 2024 – Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0109-06/Singkohor, Sertu Hardy Sulistyo, secara aktif menggandeng warga Desa Lae Pinang untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai area pertanian. Program ini tak hanya menjadi langkah strategis dalam memberdayakan warga, tetapi juga bagian dari komitmen Babinsa dalam mengembangkan potensi sumber daya lokal untuk menciptakan kemandirian pangan di tingkat desa.

Di tengah perkembangan zaman dan tantangan perekonomian global, pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk pertanian menjadi solusi yang sangat relevan. Dalam kunjungan terbarunya ke Desa Lae Pinang, Sertu Hardy Sulistyo memberikan arahan dan bimbingan teknis kepada warga mengenai cara-cara optimal menanam berbagai jenis sayuran, buah-buahan, dan tanaman pangan lainnya. Program ini dirancang agar para warga dapat menghasilkan kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri, sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga melalui hasil panen yang melimpah.

"Kita ingin memanfaatkan setiap jengkal lahan yang ada agar lebih produktif. Dengan menanam tanaman pangan di pekarangan rumah, warga bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan juga membantu meningkatkan ketahanan pangan di desa," kata Sertu Hardy Sulistyo saat memberikan pengarahan kepada para warga.

Program ini disambut hangat oleh masyarakat Desa Lae Pinang. Banyak dari mereka yang sebelumnya tidak memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah kini mulai mencoba menanam berbagai jenis tanaman hortikultura. Warga merasa terbantu dengan adanya bimbingan langsung dari Babinsa yang turut terjun ke lapangan, mulai dari proses pengolahan lahan, pemilihan bibit unggul, hingga perawatan tanaman agar hasil yang didapat maksimal.

Salah seorang warga, Bapak Trisno, menyatakan antusiasmenya terhadap program ini. "Kami sangat berterima kasih atas bimbingan dari Babinsa. Sebelumnya, lahan di sekitar rumah kami hanya dibiarkan begitu saja. Namun, setelah mengikuti arahan dari Pak Hardy, kami mulai menanam sayuran dan ternyata hasilnya cukup memuaskan. Kami tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan sayur sehari-hari, tetapi juga menjual sebagian hasilnya di pasar," ungkapnya.

Selain memberikan pelatihan teknis, Babinsa juga menjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait, seperti penyuluh pertanian dan dinas terkait, untuk mendukung penyediaan bibit unggul dan pupuk yang dibutuhkan warga. Melalui pendekatan gotong royong dan kebersamaan, program ini diharapkan bisa berjalan dengan lancar dan terus berkembang.

Sertu Hardy Sulistyo menambahkan bahwa tujuan jangka panjang dari program ini adalah menciptakan desa yang mandiri secara pangan. "Jika setiap keluarga bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam, maka desa ini akan semakin kuat dari segi ketahanan pangan. Hal ini sangat penting, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang, di mana kita dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi dan krisis pangan global," tegasnya.

Selain aspek ekonomi, program ini juga berdampak positif pada lingkungan. Dengan menanam tanaman di pekarangan rumah, warga secara tidak langsung turut menjaga kelestarian lingkungan. Tanaman yang ditanam di pekarangan rumah dapat membantu mengurangi polusi udara, menjaga kelembaban tanah, dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau.

Inisiatif ini juga sejalan dengan program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah. Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan di daerah pedesaan dapat semakin kuat, sehingga mampu menopang kebutuhan pangan secara berkelanjutan. Babinsa jajaran Koramil 06/Singkohor terus berkomitmen untuk membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi desa. (*Singkil Post)

Bagikan

Jangan lewatkan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.