![]() |
| Babinsa Koramil 06/Singkohor mengikuti jalannya sosialisasi program peremajaan Kelompok Tani (Poktan) yang diinisiasi oleh Badan Penyuluh Pertanian (BPP) |
Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Babinsa Koramil 06/Singkohor, Sertu Hardy Sulistyo, yang secara aktif mengikuti jalannya sosialisasi. Kehadiran Babinsa dalam acara ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan di berbagai wilayah, termasuk wilayah Singkohor. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini tidak hanya memperkuat kelompok tani, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat tani di daerah.
Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Singkohor memaparkan bahwa peremajaan kelompok tani sangat penting dilakukan seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi di sektor pertanian. Petani dituntut untuk lebih adaptif dalam mengadopsi inovasi baru agar hasil pertanian semakin meningkat, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Dalam sosialisasi ini, peserta diberikan berbagai pengetahuan seputar metode baru dalam pengelolaan lahan, pemanfaatan teknologi pertanian, serta cara meningkatkan produktivitas melalui praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh para petani di Desa Lae Pinang adalah terbatasnya akses terhadap informasi dan teknologi pertanian modern. Oleh karena itu, program peremajaan Poktan ini hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Selain memberikan pengetahuan teknis, sosialisasi ini juga membuka ruang diskusi bagi petani untuk saling berbagi pengalaman dan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari.
Sertu Hardy Sulistyo, dalam kapasitasnya sebagai Babinsa, menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan para petani dalam meningkatkan ketahanan pangan. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa TNI siap membantu mengawal dan mendampingi masyarakat petani dalam mewujudkan program-program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya di bidang pertanian.
Program peremajaan Poktan ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk pertanian lokal, sehingga hasil tani dari Desa Lae Pinang dapat bersaing di pasar yang lebih luas. BPP Singkohor terus berkomitmen untuk memberikan pendampingan berkelanjutan kepada kelompok tani di wilayah tersebut. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Babinsa dan instansi terkait lainnya, diharapkan program ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat petani.
Sosialisasi di Desa Lae Pinang ini merupakan langkah awal dari rangkaian kegiatan yang akan dilakukan di berbagai desa lainnya di Kecamatan Singkohor. Dalam jangka panjang, program peremajaan Poktan ini diharapkan mampu menciptakan kelompok tani yang lebih solid, profesional, dan berorientasi pada pertanian modern yang berkelanjutan.
Kehadiran Sertu Hardy Sulistyo dan komitmennya dalam mengikuti sosialisasi ini memperlihatkan betapa pentingnya sinergi antara semua pihak dalam memajukan sektor pertanian. Dengan semangat gotong royong, diharapkan sektor pertanian di wilayah Singkohor akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi ketahanan pangan nasional. (*Singkil Post)

