Tampilkan postingan dengan label MUSYAWARAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUSYAWARAH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 April 2026

Kisah Inspiratif Babinsa Koramil 0109-04 Menyelesaikan Konflik Warga Tanpa Konflik

Kisah Inspiratif Babinsa Koramil 0109-04 Menyelesaikan Konflik Warga Tanpa Konflik

Kedepankan Musyawarah, Babinsa dan Geuchik Tuntaskan Masalah Pencurian Mesin Air

ACEH SINGKIL, Simpang Kanan – Peran aktif aparat kewilayahan kembali menunjukkan hasil positif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Babinsa Koramil 0109-04, Sertu Iwantri Ambarita, bersama Geuchik Desa Pertabas, Bualasokhi Waruwu, sukses menyelesaikan persoalan pencurian mesin air yang melibatkan warga setempat melalui jalur damai. Jum'at(10/4/2026).

Kasus tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat karena berpotensi menimbulkan konflik sosial. Namun berkat langkah cepat dan pendekatan yang mengedepankan dialog, situasi yang semula memanas berhasil diredam.

Babinsa bersama Geuchik mengambil inisiatif mempertemukan pihak korban dan pelaku dalam forum musyawarah desa. Dengan suasana yang penuh kekeluargaan, kedua belah pihak diberikan ruang untuk menyampaikan permasalahan serta mencari titik temu yang adil.

Pelaku akhirnya mengakui kesalahan dan bersedia mengganti kerugian yang ditimbulkan. Di sisi lain, korban menunjukkan sikap bijaksana dengan menerima penyelesaian tersebut tanpa membawa perkara ke ranah hukum.

Pendekatan ini menjadi cerminan nyata peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah, yang tidak hanya fokus pada aspek pertahanan, tetapi juga aktif menjaga keharmonisan sosial masyarakat.

Melalui sinergi yang kuat antara Babinsa dan pemerintah desa, penyelesaian masalah berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa gesekan lanjutan. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat dalam menciptakan lingkungan yang damai dan kondusif.

Baca selengkapnya

Selasa, 23 Desember 2025

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Ikut Rapat Perangkat Desa Bukit Harapan Bahas Pembangunan Berkelanjutan

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Ikut Rapat Perangkat Desa Bukit Harapan Bahas Pembangunan Berkelanjutan

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serda Syulham, dalam kegiatan rapat bersama perangkat Desa
ACEH SINGKIL – Komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan terus ditunjukkan melalui peran aktif Babinsa di tengah masyarakat. Hal tersebut terlihat dari kehadiran Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serda Syulham, dalam kegiatan rapat bersama perangkat Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (22/12/2025).

Rapat yang dilaksanakan di kantor Desa Bukit Harapan ini membahas rencana pembangunan desa ke depan, termasuk penyusunan program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa dan unsur masyarakat yang memiliki peran strategis dalam pembangunan desa.

Pembahasan rapat mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari perencanaan infrastruktur desa, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, hingga penguatan program pemberdayaan ekonomi warga. Setiap agenda dibahas secara detail guna memastikan pembangunan desa berjalan secara terarah, transparan, dan tepat sasaran.

Peran Babinsa dalam rapat tersebut tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penghubung antara TNI dan masyarakat desa. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu memberikan motivasi kepada perangkat desa dan masyarakat agar terus berperan aktif dalam setiap tahapan pembangunan, serta menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong.

Selain itu, rapat ini juga menekankan pentingnya stabilitas keamanan dan ketertiban lingkungan desa sebagai faktor pendukung utama keberhasilan pembangunan. Kerja sama yang baik antara aparat desa, Babinsa, dan masyarakat menjadi landasan kuat dalam menciptakan suasana desa yang kondusif dan harmonis.

Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini, diharapkan perencanaan pembangunan Desa Bukit Harapan ke depan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan, serta mampu mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera dengan dukungan penuh dari seluruh elemen yang ada. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Rabu, 03 Desember 2025

Kunjungan Wapres RI ke Aceh Singkil, Dandim dan Forkopimda Plus Finalkan Kesiapan Teknis di Aula Kantor Desa Rimo

Kunjungan Wapres RI ke Aceh Singkil, Dandim dan Forkopimda Plus Finalkan Kesiapan Teknis di Aula Kantor Desa Rimo

Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin, S.T., M.I.P., bersama jajaran Forkopimda Plus menggelar rapat koordinasi
ACEH SINGKIL, Gunung Meriah – Kabupaten Aceh Singkil kembali menjadi pusat perhatian nasional. Untuk memastikan setiap rangkaian berjalan sempurna, Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin, S.T., M.I.P., bersama jajaran Forkopimda Plus menggelar rapat koordinasi besar di Kantor Desa Rimo, Kecamatan Gunung Meriah. Agenda ini menjadi langkah strategis dalam memantapkan kesiapan daerah menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Selasa (2/12/2025).

Atmosfer rapat terasa serius dan penuh determinasi. Para pimpinan daerah, unsur keamanan, tokoh masyarakat, dan jajaran teknis hadir dengan semangat tinggi, menyatukan pandangan demi menciptakan pengamanan serta kelancaran kegiatan yang bebas dari hambatan.

Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin, S.T., M.I.P., tampil sebagai salah satu figur sentral yang mendorong kolaborasi lintas sektor. Koordinasi ini tidak hanya membahas aspek teknis pengamanan, tetapi juga tata kelola lalu lintas, kondisi infrastruktur, kesiapan jalur evakuasi, hingga pemberdayaan masyarakat sekitar titik kunjungan.

Forkopimda Plus menegaskan komitmen penuh untuk bergerak cepat dan tepat. Kesiapsiagaan pasukan TNI–Polri, pengecekan lokasi strategis, hingga kesiapan perangkat desa menjadi fokus utama. Kunjungan Wapres dinilai menjadi momentum penting bagi Aceh Singkil untuk menampilkan wajah terbaiknya.

Di akhir rapat, seluruh unsur menyatakan kesiapan total. Dengan sinergi yang kokoh, Aceh Singkil memastikan kunjungan kenegaraan ini berjalan aman, tertib, dan meninggalkan kesan positif bagi pemerintah pusat. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Rabu, 25 Juni 2025

Perkuat Peran TNI di Tengah Masyarakat, Serda Ariyanto Dampingi Rapat Perdes di Simpang Kanan

Perkuat Peran TNI di Tengah Masyarakat, Serda Ariyanto Dampingi Rapat Perdes di Simpang Kanan

Babinsa dari Koramil 0109-04/Simpang Kanan, hadir dalam rapat perencanaan peraturan desa yang digelar di Kantor Desa Sukarejo
ACEH SINGKIL, Simpang Kanan, 24 Juni 2025 – Dalam upaya memperkuat sinergi antara aparat TNI dan pemerintah desa dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, Serda Ariyanto, Babinsa dari Koramil 0109-04/Simpang Kanan, hadir dalam rapat perencanaan peraturan desa yang digelar di Kantor Desa Sukarejo, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil.

Rapat yang berlangsung dalam suasana kondusif tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Sukarejo beserta perangkatnya, BPD (Badan Permusyawaratan Desa), tokoh masyarakat, serta beberapa perwakilan warga. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan desa, khususnya dalam aspek regulasi yang menjadi dasar jalannya pemerintahan desa.

Fokus utama dari rapat ini adalah membahas rancangan Peraturan Desa (Perdes) yang akan menjadi pedoman hukum dan acuan dalam penyelenggaraan berbagai program di tingkat desa. Pembahasan berlangsung secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak, guna memastikan bahwa aturan yang dirumuskan benar-benar mencerminkan aspirasi serta kebutuhan masyarakat setempat.

Sebagai Babinsa, Serda Ariyanto tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga aktif dalam mendampingi kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Keikutsertaannya dalam forum musyawarah desa ini menjadi bagian dari peran aktif TNI dalam program Pembinaan Teritorial (Binter), yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat.

Dalam forum tersebut, berbagai masukan dan pendapat disampaikan oleh peserta rapat terkait substansi dan struktur rancangan peraturan desa yang akan diberlakukan. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain mencakup pengelolaan dana desa, penguatan peran BUMDes, perlindungan aset desa, serta peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan pembangunan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi antara aparat desa dan Babinsa sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan pembangunan wilayah. Serda Ariyanto memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya peraturan desa yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, serta mampu menjaga harmoni sosial dan mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terwujud tata kelola pemerintahan desa yang semakin baik, berbasis hukum yang kuat, serta didukung oleh seluruh elemen masyarakat. Koramil 0109-04/Simpang Kanan melalui para Babinsanya terus menunjukkan eksistensinya sebagai garda terdepan yang tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga berperan aktif dalam mendampingi masyarakat menuju kemajuan.

Rapat yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini ditutup dengan kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan lanjutan pada minggu berikutnya, guna merampungkan draft peraturan desa dan mempersiapkan proses legalisasi melalui forum BPD dan Pemerintah Kecamatan. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Selasa, 20 Mei 2025

Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Serma Ali Ansari Bahas Program P2B Bersama Penyuluh Pertanian di Desa Blok VI Baru

Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Serma Ali Ansari Bahas Program P2B Bersama Penyuluh Pertanian di Desa Blok VI Baru

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari, dalam upaya memperkuat sinergi antara aparat teritorial dengan instansi terkait dan masyarakat. Bertempat di kantor Desa Blok VI Baru
ACEH SINGKIL, Gunung Meriah, 19 Mei 2025 - Komunikasi sosial (komsos) kembali dijalankan secara aktif oleh Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari, dalam upaya memperkuat sinergi antara aparat teritorial dengan instansi terkait dan masyarakat. Bertempat di kantor Desa Blok VI Baru, Kecamatan Gunung Meriah, kegiatan komsos kali ini difokuskan pada edukasi pertanian dan diskusi mendalam mengenai program Perluasan Areal Tanam (P2B) bersama penyuluh pertanian setempat.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan keakraban, menggambarkan komitmen TNI AD, khususnya Babinsa, dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendampingan intensif kepada para petani. Dalam forum itu, berbagai permasalahan yang dihadapi petani lokal dibahas secara terbuka, termasuk kendala teknis, akses pupuk, hingga pola tanam yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Serma Ali Ansari memfasilitasi jalannya diskusi sambil menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, pemerintah desa, dan penyuluh pertanian agar program P2B dapat berjalan optimal. Menurutnya, peran Babinsa tidak hanya terbatas pada aspek keamanan dan kewilayahan, namun juga sebagai penggerak pembangunan di sektor strategis seperti pertanian.

Penyuluh pertanian yang hadir dalam pertemuan itu memaparkan sejumlah langkah konkret dalam mendukung implementasi program P2B, seperti penyediaan benih unggul, pendampingan teknis, serta pemantauan berkala terhadap progres tanam. Dalam penjelasannya, disampaikan pula bahwa Program P2B bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi lahan, termasuk optimalisasi lahan tidur yang selama ini belum tergarap maksimal.

Tak hanya menyerap aspirasi, Serma Ali Ansari juga turut memberikan pemahaman kepada para petani tentang pentingnya menjaga semangat gotong royong dan kemandirian desa. Ia menggarisbawahi bahwa keberhasilan sektor pertanian merupakan tulang punggung bagi kestabilan sosial dan ekonomi di tingkat lokal.

Dengan semakin intensifnya sinergi antara Babinsa dan penyuluh pertanian, diharapkan program-program ketahanan pangan yang digulirkan pemerintah pusat dapat terimplementasi secara merata hingga ke desa-desa. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat menjadi simbol nyata dari hadirnya negara dalam mendukung kesejahteraan rakyat melalui pendekatan humanis, edukatif, dan solutif.

Kegiatan di Desa Blok VI Baru ini menjadi salah satu contoh konkret bagaimana aparatur negara di level bawah mampu menjalankan tugas secara adaptif dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Semangat kolaborasi yang tercermin dalam pertemuan ini diyakini akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kemandirian desa berbasis pertanian yang berkelanjutan. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Selasa, 06 Mei 2025

Sinergi Babinsa, Perangkat Desa, dan Kader Posyandu Blok VI Baru Gagas Pembentukan Posyandu Remaja

Sinergi Babinsa, Perangkat Desa, dan Kader Posyandu Blok VI Baru Gagas Pembentukan Posyandu Remaja

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari, menjalin sinergi dengan perangkat desa, bidan desa, dan kader-kader posyandu dalam sebuah musyawarah produktif yang digelar di Balai Desa Blok VI Baru
Aceh Singkil, Gunung Meriah, 05 Mei 2025 - Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda dan memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan kesehatan, Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari, menjalin sinergi dengan perangkat desa, bidan desa, dan kader-kader posyandu dalam sebuah musyawarah produktif yang digelar di Balai Desa Blok VI Baru. Musyawarah ini menjadi tonggak awal dalam rencana pembentukan kegiatan posyandu remaja yang bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan preventif, promotif, serta edukatif kepada para remaja di wilayah tersebut.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat menunjukkan kesadaran kolektif akan pentingnya memberikan perhatian khusus kepada kelompok usia remaja, yang saat ini berada dalam masa transisi kritis dan rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan fisik maupun mental. Para peserta musyawarah menyampaikan ide, pengalaman, dan pandangan mengenai perlunya wadah kesehatan yang secara khusus menyasar para remaja sebagai sasaran utama.

Posyandu remaja sendiri merupakan inovasi layanan kesehatan yang tengah dikembangkan di berbagai daerah sebagai respon atas tantangan kesehatan remaja masa kini, seperti anemia, gizi buruk, kesehatan reproduksi, hingga isu kesehatan mental yang kian kompleks. Dalam musyawarah tersebut, dibahas secara rinci struktur kegiatan, sasaran program, jadwal pelaksanaan, dan bentuk layanan yang akan diberikan. Kegiatan ini dirancang agar tidak hanya bersifat medis, tetapi juga edukatif, inspiratif, serta menciptakan ruang aman dan nyaman bagi remaja untuk berkonsultasi dan berdiskusi.

Peran aktif Babinsa dalam kegiatan ini mencerminkan pendekatan teritorial TNI AD yang tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga turut mendukung pembangunan sosial di wilayah binaannya. Kehadiran Serma Ali Ansari menjadi pemicu semangat dan motivasi tersendiri bagi para kader posyandu serta perangkat desa, yang merasa didukung penuh oleh unsur TNI dalam menjalankan misi sosial dan kemanusiaan ini.

Bidan desa turut berperan sebagai ujung tombak dalam pembinaan kesehatan masyarakat, terutama dalam memberikan edukasi seputar kesehatan reproduksi remaja, deteksi dini penyakit, serta pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula mekanisme kolaborasi lintas sektor, termasuk koordinasi dengan pihak puskesmas dan dinas kesehatan setempat agar kegiatan ini dapat berjalan secara berkesinambungan dan terintegrasi dengan program-program kesehatan yang sudah ada.

Para ibu kader posyandu yang hadir menunjukkan antusiasme luar biasa. Dengan pengalaman mereka dalam menjalankan posyandu balita, mereka menyatakan kesiapan untuk mendampingi dan membimbing remaja dalam berbagai kegiatan positif, mulai dari penyuluhan kesehatan, pelatihan keterampilan hidup (life skills), hingga kegiatan keagamaan dan seni budaya. Semangat gotong royong dan kebersamaan tampak jelas dalam setiap pembahasan yang mengarah pada solusi konkret dan langkah nyata.

Musyawarah ini menghasilkan beberapa kesepakatan awal, antara lain penunjukan tim kecil untuk menyusun rencana kerja posyandu remaja, pengumpulan data sasaran remaja, serta penentuan waktu pelaksanaan launching kegiatan. Disepakati pula bahwa pendekatan yang digunakan akan berbasis partisipasi aktif remaja, sehingga mereka tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek yang turut merancang dan mengembangkan kegiatan tersebut.

Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan para remaja di Blok VI Baru dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Pembentukan posyandu remaja juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga dan masyarakat dari sisi kesehatan, sekaligus membangun kepedulian sosial antar generasi.

Kegiatan musyawarah ini ditutup dengan komitmen bersama untuk segera merealisasikan hasil pertemuan dalam waktu dekat, serta melakukan evaluasi berkala guna memastikan keberlanjutan dan dampak positif dari program yang dirancang. Semangat kolaboratif antara TNI, tenaga kesehatan, perangkat desa, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan perubahan yang bermakna bagi masa depan anak-anak muda di desa tersebut. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Minggu, 04 Mei 2025

Dorong Kemandirian Desa, Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Hadiri Rapat Penetapan Indeks Desa di Blok VI Baru

Dorong Kemandirian Desa, Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Hadiri Rapat Penetapan Indeks Desa di Blok VI Baru

rapat penetapan Indeks Desa yang berlangsung di Desa Blok VI Baru
Aceh Singkil, Gunung Meriah, 03 Mei 2025 - Komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian desa kembali ditegaskan dalam kegiatan rapat penetapan Indeks Desa yang berlangsung di Desa Blok VI Baru, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Rapat ini menjadi tonggak awal dalam upaya mengakselerasi status desa menjadi Desa Mandiri, dengan kehadiran berbagai unsur penting, termasuk peran aktif Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari.

Kegiatan ini dihadiri oleh aparatur desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan lembaga kemasyarakatan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan desa. Fokus utama rapat adalah membahas dan menetapkan Indeks Desa Membangun (IDM), yang menjadi dasar penilaian dan klasifikasi tingkat kemandirian desa.

Indeks Desa Membangun sendiri merupakan instrumen penting yang digunakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dalam menentukan status perkembangan desa berdasarkan tiga aspek utama, yaitu ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan lingkungan. Penetapan indeks ini sangat penting karena akan menentukan arah pembangunan dan alokasi program strategis ke depan.

Desa Blok VI Baru menunjukkan progres signifikan dalam berbagai sektor, mulai dari pertumbuhan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pengelolaan potensi sumber daya alam secara berkelanjutan. Dalam rapat tersebut, disoroti pula capaian desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, terutama melalui pemberdayaan kelompok tani, UMKM, dan koperasi desa.

Kehadiran Babinsa Serma Ali Ansari dalam forum ini mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya dalam pembangunan desa. Peran Babinsa tidak hanya sebagai pengawal keamanan, tetapi juga sebagai fasilitator pembangunan yang mampu menjembatani komunikasi antara masyarakat dan institusi pemerintahan.

Rapat berlangsung dengan dinamis, disertai paparan data perkembangan desa dari pihak kecamatan dan dinas terkait. Masyarakat dan perangkat desa turut menyampaikan aspirasi dan harapan agar Desa Blok VI Baru dapat segera memperoleh status Desa Mandiri, yang akan membuka peluang lebih luas dalam mendapatkan dukungan program pembangunan dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Langkah konkret juga mulai dirancang melalui perumusan rencana tindak lanjut pasca-penetapan indeks, termasuk penguatan kelembagaan desa, digitalisasi pelayanan administrasi, serta peningkatan infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat.

Upaya menjadikan Desa Blok VI Baru sebagai desa mandiri merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk menciptakan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. Dengan kerja sama semua pihak, termasuk peran aktif TNI melalui Babinsa, harapan tersebut semakin mendekati kenyataan.

Melalui kegiatan ini, Desa Blok VI Baru memperlihatkan tekad kuat untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai kawasan permukiman, tetapi sebagai pusat pertumbuhan yang memberdayakan seluruh lapisan masyarakat. Langkah ke depan akan terus dikawal secara kolektif demi terwujudnya desa yang tangguh dan berdaya saing di tengah dinamika pembangunan nasional. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Rabu, 23 April 2025

Perkuat Komsos, Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Bantu Mediasi Perselisihan Warga di Desa Blok VI Baru

Perkuat Komsos, Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Bantu Mediasi Perselisihan Warga di Desa Blok VI Baru

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari, yang melakukan pendampingan dan komunikasi intensif dengan perangkat Desa Blok VI Baru dalam upaya penyelesaian perselisihan antar warga
ACEH SINGKIL, Gunung Meriah, 22 April 2025 – Komunikasi sosial (komsos) terus menjadi salah satu ujung tombak upaya TNI dalam menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat. Hal ini kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari, yang melakukan pendampingan dan komunikasi intensif dengan perangkat Desa Blok VI Baru dalam upaya penyelesaian perselisihan antar warga yang sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Kegiatan mediasi tersebut berlangsung di kantor Desa Blok VI Baru dan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari kedua pihak yang berselisih. Babinsa Serma Ali Ansari hadir langsung di lokasi untuk membantu menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan damai agar proses penyelesaian masalah dapat berjalan lancar dan adil.

Perselisihan yang melibatkan dua warga setempat ini bermula dari kesalahpahaman dalam urusan batas lahan, yang kemudian berkembang menjadi perdebatan panas dan sempat memicu kekhawatiran akan terjadinya konflik lebih besar. Menyadari pentingnya penyelesaian yang damai dan menghindari potensi eskalasi, pemerintah desa segera mengambil langkah cepat dengan menghadirkan para pihak dalam forum musyawarah.

Dalam forum tersebut, Serma Ali Ansari berperan aktif sebagai penengah sekaligus pengayom. Dengan pendekatan humanis dan penuh kebijaksanaan, ia mendorong kedua belah pihak untuk membuka diri, menyampaikan pandangan masing-masing, serta mendengarkan satu sama lain dengan kepala dingin. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memunculkan kepercayaan dari masyarakat bahwa TNI senantiasa berpihak pada kedamaian dan keadilan.

Proses komunikasi dan musyawarah berlangsung selama beberapa jam, dan akhirnya menghasilkan kesepakatan damai yang diterima oleh kedua belah pihak. Pihak desa memberikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif Babinsa yang dinilai sangat membantu dalam menyelesaikan konflik secara cepat dan tepat, tanpa harus melibatkan jalur hukum yang lebih panjang.

Kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan nyata dari sinergi antara TNI dan aparatur desa dalam menciptakan stabilitas sosial di tingkat akar rumput. Serma Ali Ansari menunjukkan bahwa keberadaan Babinsa di tengah masyarakat bukan sekadar simbol kehadiran militer, melainkan wujud nyata pengabdian dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kesejahteraan warga desa binaan.

Kegiatan komsos semacam ini juga menjadi bagian penting dari tugas teritorial TNI, yang tidak hanya mengedepankan aspek pertahanan negara, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial masyarakat di tingkat desa. Langkah yang dilakukan Serma Ali Ansari menjadi bukti bahwa kehadiran TNI sangat relevan dan strategis dalam menjaga ketentraman di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya