![]() |
| rapat penetapan Indeks Desa yang berlangsung di Desa Blok VI Baru |
Kegiatan ini dihadiri oleh aparatur desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan lembaga kemasyarakatan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan desa. Fokus utama rapat adalah membahas dan menetapkan Indeks Desa Membangun (IDM), yang menjadi dasar penilaian dan klasifikasi tingkat kemandirian desa.
Indeks Desa Membangun sendiri merupakan instrumen penting yang digunakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dalam menentukan status perkembangan desa berdasarkan tiga aspek utama, yaitu ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan lingkungan. Penetapan indeks ini sangat penting karena akan menentukan arah pembangunan dan alokasi program strategis ke depan.
Desa Blok VI Baru menunjukkan progres signifikan dalam berbagai sektor, mulai dari pertumbuhan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pengelolaan potensi sumber daya alam secara berkelanjutan. Dalam rapat tersebut, disoroti pula capaian desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, terutama melalui pemberdayaan kelompok tani, UMKM, dan koperasi desa.
Kehadiran Babinsa Serma Ali Ansari dalam forum ini mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya dalam pembangunan desa. Peran Babinsa tidak hanya sebagai pengawal keamanan, tetapi juga sebagai fasilitator pembangunan yang mampu menjembatani komunikasi antara masyarakat dan institusi pemerintahan.
Rapat berlangsung dengan dinamis, disertai paparan data perkembangan desa dari pihak kecamatan dan dinas terkait. Masyarakat dan perangkat desa turut menyampaikan aspirasi dan harapan agar Desa Blok VI Baru dapat segera memperoleh status Desa Mandiri, yang akan membuka peluang lebih luas dalam mendapatkan dukungan program pembangunan dan peningkatan kapasitas masyarakat.
Langkah konkret juga mulai dirancang melalui perumusan rencana tindak lanjut pasca-penetapan indeks, termasuk penguatan kelembagaan desa, digitalisasi pelayanan administrasi, serta peningkatan infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat.
Upaya menjadikan Desa Blok VI Baru sebagai desa mandiri merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk menciptakan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. Dengan kerja sama semua pihak, termasuk peran aktif TNI melalui Babinsa, harapan tersebut semakin mendekati kenyataan.
Melalui kegiatan ini, Desa Blok VI Baru memperlihatkan tekad kuat untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai kawasan permukiman, tetapi sebagai pusat pertumbuhan yang memberdayakan seluruh lapisan masyarakat. Langkah ke depan akan terus dikawal secara kolektif demi terwujudnya desa yang tangguh dan berdaya saing di tengah dinamika pembangunan nasional. (*Singkil Post)

