![]() |
| Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor, Koptu Selamat Romadani, berbincang santai bersama warga |
Dalam diskusi yang berlangsung akrab itu, Koptu Selamat Romadani menyampaikan ide-ide kreatif dan solusi praktis kepada warga. Ia menjelaskan bahwa pekarangan rumah, sekecil apa pun ukurannya, bisa menjadi sumber pangan tambahan jika dikelola dengan baik. Ia juga mengajak warga untuk mulai menanam tanaman seperti cabai, tomat, sayuran hijau, hingga tanaman obat keluarga (toga) yang memiliki nilai ekonomi sekaligus bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain memberikan motivasi, Koptu Selamat Romadani juga membagikan tips sederhana, seperti menggunakan teknik vertikultur untuk lahan sempit atau memanfaatkan barang bekas seperti botol plastik dan kaleng sebagai media tanam. Ia juga menegaskan bahwa tanaman pangan ini bisa menjadi solusi efektif di tengah naiknya harga bahan pokok.
Babinsa juga menyampaikan bahwa langkah kecil ini dapat berdampak besar jika diterapkan secara kolektif oleh seluruh warga desa. Ia berharap, dengan semakin banyak warga yang memanfaatkan pekarangan, Desa Singkohor bisa menjadi contoh desa mandiri pangan di wilayah Singkil.
Selain itu, Koptu Selamat Romadani menekankan pentingnya sinergi antara warga dan pemerintah desa dalam mendukung program ini. Ia mengajak perangkat desa untuk memberikan pelatihan bercocok tanam kepada warga dan menyediakan bibit tanaman secara gratis atau dengan harga terjangkau.
Pertemuan ini bukan sekadar obrolan biasa, melainkan langkah nyata untuk membangun semangat kemandirian pangan di tengah masyarakat. Koptu Selamat Romadani berharap inisiatif ini dapat terus berkembang dan menjadi gerakan bersama. Dengan begitu, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. (*Singkil Post)

