Minggu, 25 Januari 2026

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Bersama Warga Bersihkan Parit

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, turut serta membantu warga dalam kegiatan gotong royong membersihkan parit yang tersumbat
SINGKIL – Upaya pencegahan banjir dan munculnya berbagai penyakit akibat lingkungan kotor terus dilakukan oleh aparat kewilayahan bersama masyarakat. Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Koptu Ramadhani, turut serta membantu warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, dalam kegiatan gotong royong membersihkan parit yang tersumbat, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan desa yang mulai mengalami pendangkalan parit akibat tumpukan sampah, lumpur, dan rumput liar. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat aliran air, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga dapat memicu terjadinya genangan hingga banjir.

Sejak pagi hari, Babinsa bersama warga tampak bahu-membahu membersihkan parit sepanjang pemukiman. Parit-parit yang sebelumnya tertutup oleh endapan tanah dan sampah rumah tangga mulai kembali berfungsi dengan baik setelah dilakukan pembersihan secara manual menggunakan peralatan sederhana.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan motivasi kepada warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih dan sehat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah berkembangnya sarang nyamuk penyebab penyakit seperti demam berdarah.

Selain sebagai langkah antisipasi banjir, kegiatan gotong royong ini juga bertujuan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga. Kerja sama antara TNI dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan desa yang aman, nyaman, dan sehat.

Dengan adanya kegiatan ini, warga Desa Tanah Merah diharapkan dapat terus menjaga kebersihan saluran air secara berkelanjutan. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar parit tetap bersih dan tidak kembali tersumbat, sehingga risiko banjir dan wabah penyakit dapat diminimalisir. (*Singkil Post)

Bagikan

Jangan lewatkan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.