Senin, 13 Juli 2026

Prajurit Kodim 0109/Aceh Singkil Bersama Yon TP 597/LU Mulai Progres Jembatan Perintis, Material Pasir Diseberangkan Menggunakan Perahu

prajurit Kodim 0109/Aceh Singkil bersama personel Yon TP 597/LU dan masyarakat mulai melakukan pengangkutan material pasir sebagai kebutuhan utama pembangunan
Aceh Singkil – Proses pembangunan Jembatan Perintis penghubung Desa Cibubukan dan Desa Serasah terus bergerak. Memasuki tahapan awal pekerjaan, prajurit Kodim 0109/Aceh Singkil bersama personel Yon TP 597/LU dan masyarakat mulai melakukan pengangkutan material pasir sebagai kebutuhan utama pembangunan pondasi jembatan, Senin (13/7/2026).

Distribusi material dilakukan dengan cara yang tidak biasa. Pasir dikemas terlebih dahulu ke dalam karung, kemudian diangkut menggunakan perahu menyusuri sungai menuju titik pembangunan. Metode tersebut dipilih karena akses menuju lokasi belum dapat dilalui kendaraan sehingga seluruh material harus dipindahkan secara manual.

Suasana gotong royong tampak begitu kental. Personel TNI dan masyarakat saling bahu-membahu mengangkat karung pasir, menaikkannya ke atas perahu, kemudian kembali memikul material setelah tiba di lokasi pekerjaan. Semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan warga.

Pembangunan Jembatan Perintis menjadi langkah strategis untuk membuka keterisolasian akses antara Desa Cibubukan dan Desa Serasah. Selama beberapa tahun terakhir masyarakat masih mengandalkan transportasi sungai sebagai jalur utama penyeberangan, termasuk bagi anak-anak sekolah yang setiap hari harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas.

Dengan dimulainya pengangkutan material pasir, pembangunan jembatan memasuki fase penting sebelum tahapan konstruksi berikutnya. Seluruh personel tetap bekerja dengan penuh dedikasi meski harus menghadapi tantangan medan, arus sungai, dan proses distribusi material yang membutuhkan tenaga ekstra.

Sinergi antara Kodim 0109/Aceh Singkil, personel Yon TP 597/LU, dan masyarakat menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong dalam mendukung pembangunan di daerah. Kehadiran Jembatan Perintis nantinya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, mempermudah akses pelayanan publik, serta menghadirkan jalur penyeberangan yang lebih aman bagi seluruh masyarakat. (*Singkil Post)

Bagikan

Jangan lewatkan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.