Rabu, 26 Februari 2025

Babinsa Koramil 0109-01/Pulau Banyak Hadiri Rapat Evaluasi Dana Desa 20% untuk Ketahanan Pangan

Babinsa Koramil 0109-01/Pulau Banyak, Kopka Efrizal, menghadiri rapat progres yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat
ACEH SINGKIL, Pulau Banyak, 25 Februari 2025 – Dalam upaya memastikan penggunaan Dana Desa (DD) sebesar 20% untuk ketahanan pangan berjalan sesuai rencana, Babinsa Koramil 0109-01/Pulau Banyak, Kopka Efrizal, menghadiri rapat progres yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Pulau Banyak. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perangkat desa, camat, serta perwakilan dari dinas terkait guna membahas implementasi program ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Rapat ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi dan memastikan bahwa alokasi Dana Desa yang diperuntukkan bagi ketahanan pangan dapat dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran. Dalam kesempatan tersebut, berbagai pihak menyampaikan laporan perkembangan program, kendala yang dihadapi, serta strategi untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai Babinsa yang bertugas di wilayah Pulau Banyak, Kopka Efrizal memiliki peran aktif dalam mendampingi dan mengawasi pelaksanaan program pembangunan desa, termasuk ketahanan pangan. Dalam forum ini, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat terkait agar program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai harapan.

Ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas dalam penggunaan Dana Desa, mengingat sektor ini memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi dan ketahanan sosial. Oleh karena itu, pemerintah menegaskan bahwa setiap desa wajib mengalokasikan minimal 20% dari Dana Desa untuk program yang mendukung ketahanan pangan, seperti pengembangan pertanian, peternakan, perikanan, serta penyediaan infrastruktur pendukung.

Dalam rapat ini, beberapa desa di wilayah Pulau Banyak juga memaparkan program unggulan mereka dalam bidang ketahanan pangan. Ada yang fokus pada budidaya tanaman pangan lokal, pengembangan tambak ikan, hingga pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian produktif. Berbagai program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengelola Dana Desa secara efektif.

Selain itu, rapat ini juga membahas kendala yang dihadapi dalam realisasi program ketahanan pangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, akses terhadap teknologi pertanian, serta tantangan cuaca dan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI dan instansi terkait, untuk memberikan pendampingan dan pelatihan bagi masyarakat agar program ini dapat berjalan optimal.

Dengan adanya keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini, diharapkan implementasi program ketahanan pangan di wilayah Pulau Banyak dapat berjalan dengan lebih baik. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat dibutuhkan guna menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Rapat progres ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa penggunaan Dana Desa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan. Semua pihak yang hadir sepakat untuk terus berkoordinasi dan bekerja sama dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera. (*Singkil Post)

Bagikan

Jangan lewatkan

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.