![]() |
| Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0109-07/Danau Paris, Serda Aris Rizal, yang dengan penuh semangat membantu warga Desa Situbuh-Tubuh dalam merawat tanaman kacang panjang |
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Di lahan pertanian milik warga, Serda Aris Rizal tampak berbaur dengan petani, membantu membersihkan gulma, memangkas daun yang tidak produktif, serta memberikan saran terkait cara perawatan tanaman yang baik agar hasil panen lebih optimal.
Menurutnya, pertanian memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, terutama di wilayah yang bergantung pada sektor agraris. Dengan merawat tanaman secara rutin, diharapkan hasil pertanian bisa lebih maksimal, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya menanam, tetapi juga memahami cara merawat tanaman dengan benar. Dengan begitu, hasil panen bisa lebih baik dan berdampak pada peningkatan ekonomi warga," ujar Serda Aris Rizal.
Selain itu, Babinsa juga mendorong petani untuk menerapkan metode pertanian berkelanjutan, seperti penggunaan pupuk organik dan pengendalian hama secara alami. Langkah ini bertujuan agar pertanian di Desa Situbuh-Tubuh tetap produktif dalam jangka panjang tanpa merusak lingkungan.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI AD, di mana Babinsa dituntut untuk selalu hadir dan berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa binaannya. Dengan semangat gotong royong, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat semakin kuat serta mampu menciptakan lingkungan yang lebih mandiri dan sejahtera.
Kedepannya, Babinsa Koramil 0109-07/Danau Paris berkomitmen untuk terus mendampingi para petani dalam mengembangkan sektor pertanian, baik melalui pelatihan, bantuan teknis, maupun penyuluhan yang berkaitan dengan inovasi di bidang pertanian.
Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, harapan untuk mencapai ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama semakin terbuka lebar. Desa Situbuh-Tubuh menjadi salah satu contoh bagaimana kolaborasi ini bisa memberikan dampak positif bagi kehidupan warga setempat. (*Singkil Post)

