Tampilkan postingan dengan label MUSYAWARAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUSYAWARAH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 April 2026

Kisah Inspiratif Babinsa Koramil 0109-04 Menyelesaikan Konflik Warga Tanpa Konflik

Kisah Inspiratif Babinsa Koramil 0109-04 Menyelesaikan Konflik Warga Tanpa Konflik

Kedepankan Musyawarah, Babinsa dan Geuchik Tuntaskan Masalah Pencurian Mesin Air

ACEH SINGKIL, Simpang Kanan – Peran aktif aparat kewilayahan kembali menunjukkan hasil positif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Babinsa Koramil 0109-04, Sertu Iwantri Ambarita, bersama Geuchik Desa Pertabas, Bualasokhi Waruwu, sukses menyelesaikan persoalan pencurian mesin air yang melibatkan warga setempat melalui jalur damai. Jum'at(10/4/2026).

Kasus tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat karena berpotensi menimbulkan konflik sosial. Namun berkat langkah cepat dan pendekatan yang mengedepankan dialog, situasi yang semula memanas berhasil diredam.

Babinsa bersama Geuchik mengambil inisiatif mempertemukan pihak korban dan pelaku dalam forum musyawarah desa. Dengan suasana yang penuh kekeluargaan, kedua belah pihak diberikan ruang untuk menyampaikan permasalahan serta mencari titik temu yang adil.

Pelaku akhirnya mengakui kesalahan dan bersedia mengganti kerugian yang ditimbulkan. Di sisi lain, korban menunjukkan sikap bijaksana dengan menerima penyelesaian tersebut tanpa membawa perkara ke ranah hukum.

Pendekatan ini menjadi cerminan nyata peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah, yang tidak hanya fokus pada aspek pertahanan, tetapi juga aktif menjaga keharmonisan sosial masyarakat.

Melalui sinergi yang kuat antara Babinsa dan pemerintah desa, penyelesaian masalah berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa gesekan lanjutan. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat dalam menciptakan lingkungan yang damai dan kondusif.

Baca selengkapnya

Selasa, 23 Desember 2025

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Ikut Rapat Perangkat Desa Bukit Harapan Bahas Pembangunan Berkelanjutan

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Ikut Rapat Perangkat Desa Bukit Harapan Bahas Pembangunan Berkelanjutan

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serda Syulham, dalam kegiatan rapat bersama perangkat Desa
ACEH SINGKIL – Komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan terus ditunjukkan melalui peran aktif Babinsa di tengah masyarakat. Hal tersebut terlihat dari kehadiran Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serda Syulham, dalam kegiatan rapat bersama perangkat Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (22/12/2025).

Rapat yang dilaksanakan di kantor Desa Bukit Harapan ini membahas rencana pembangunan desa ke depan, termasuk penyusunan program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa dan unsur masyarakat yang memiliki peran strategis dalam pembangunan desa.

Pembahasan rapat mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari perencanaan infrastruktur desa, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, hingga penguatan program pemberdayaan ekonomi warga. Setiap agenda dibahas secara detail guna memastikan pembangunan desa berjalan secara terarah, transparan, dan tepat sasaran.

Peran Babinsa dalam rapat tersebut tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penghubung antara TNI dan masyarakat desa. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu memberikan motivasi kepada perangkat desa dan masyarakat agar terus berperan aktif dalam setiap tahapan pembangunan, serta menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong.

Selain itu, rapat ini juga menekankan pentingnya stabilitas keamanan dan ketertiban lingkungan desa sebagai faktor pendukung utama keberhasilan pembangunan. Kerja sama yang baik antara aparat desa, Babinsa, dan masyarakat menjadi landasan kuat dalam menciptakan suasana desa yang kondusif dan harmonis.

Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini, diharapkan perencanaan pembangunan Desa Bukit Harapan ke depan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan, serta mampu mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera dengan dukungan penuh dari seluruh elemen yang ada. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Rabu, 03 Desember 2025

Kunjungan Wapres RI ke Aceh Singkil, Dandim dan Forkopimda Plus Finalkan Kesiapan Teknis di Aula Kantor Desa Rimo

Kunjungan Wapres RI ke Aceh Singkil, Dandim dan Forkopimda Plus Finalkan Kesiapan Teknis di Aula Kantor Desa Rimo

Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin, S.T., M.I.P., bersama jajaran Forkopimda Plus menggelar rapat koordinasi
ACEH SINGKIL, Gunung Meriah – Kabupaten Aceh Singkil kembali menjadi pusat perhatian nasional. Untuk memastikan setiap rangkaian berjalan sempurna, Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin, S.T., M.I.P., bersama jajaran Forkopimda Plus menggelar rapat koordinasi besar di Kantor Desa Rimo, Kecamatan Gunung Meriah. Agenda ini menjadi langkah strategis dalam memantapkan kesiapan daerah menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Selasa (2/12/2025).

Atmosfer rapat terasa serius dan penuh determinasi. Para pimpinan daerah, unsur keamanan, tokoh masyarakat, dan jajaran teknis hadir dengan semangat tinggi, menyatukan pandangan demi menciptakan pengamanan serta kelancaran kegiatan yang bebas dari hambatan.

Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin, S.T., M.I.P., tampil sebagai salah satu figur sentral yang mendorong kolaborasi lintas sektor. Koordinasi ini tidak hanya membahas aspek teknis pengamanan, tetapi juga tata kelola lalu lintas, kondisi infrastruktur, kesiapan jalur evakuasi, hingga pemberdayaan masyarakat sekitar titik kunjungan.

Forkopimda Plus menegaskan komitmen penuh untuk bergerak cepat dan tepat. Kesiapsiagaan pasukan TNI–Polri, pengecekan lokasi strategis, hingga kesiapan perangkat desa menjadi fokus utama. Kunjungan Wapres dinilai menjadi momentum penting bagi Aceh Singkil untuk menampilkan wajah terbaiknya.

Di akhir rapat, seluruh unsur menyatakan kesiapan total. Dengan sinergi yang kokoh, Aceh Singkil memastikan kunjungan kenegaraan ini berjalan aman, tertib, dan meninggalkan kesan positif bagi pemerintah pusat. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Rabu, 25 Juni 2025

Perkuat Peran TNI di Tengah Masyarakat, Serda Ariyanto Dampingi Rapat Perdes di Simpang Kanan

Perkuat Peran TNI di Tengah Masyarakat, Serda Ariyanto Dampingi Rapat Perdes di Simpang Kanan

Babinsa dari Koramil 0109-04/Simpang Kanan, hadir dalam rapat perencanaan peraturan desa yang digelar di Kantor Desa Sukarejo
ACEH SINGKIL, Simpang Kanan, 24 Juni 2025 – Dalam upaya memperkuat sinergi antara aparat TNI dan pemerintah desa dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, Serda Ariyanto, Babinsa dari Koramil 0109-04/Simpang Kanan, hadir dalam rapat perencanaan peraturan desa yang digelar di Kantor Desa Sukarejo, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil.

Rapat yang berlangsung dalam suasana kondusif tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Sukarejo beserta perangkatnya, BPD (Badan Permusyawaratan Desa), tokoh masyarakat, serta beberapa perwakilan warga. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan desa, khususnya dalam aspek regulasi yang menjadi dasar jalannya pemerintahan desa.

Fokus utama dari rapat ini adalah membahas rancangan Peraturan Desa (Perdes) yang akan menjadi pedoman hukum dan acuan dalam penyelenggaraan berbagai program di tingkat desa. Pembahasan berlangsung secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak, guna memastikan bahwa aturan yang dirumuskan benar-benar mencerminkan aspirasi serta kebutuhan masyarakat setempat.

Sebagai Babinsa, Serda Ariyanto tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga aktif dalam mendampingi kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Keikutsertaannya dalam forum musyawarah desa ini menjadi bagian dari peran aktif TNI dalam program Pembinaan Teritorial (Binter), yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat.

Dalam forum tersebut, berbagai masukan dan pendapat disampaikan oleh peserta rapat terkait substansi dan struktur rancangan peraturan desa yang akan diberlakukan. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain mencakup pengelolaan dana desa, penguatan peran BUMDes, perlindungan aset desa, serta peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan pembangunan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi antara aparat desa dan Babinsa sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan pembangunan wilayah. Serda Ariyanto memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya peraturan desa yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, serta mampu menjaga harmoni sosial dan mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terwujud tata kelola pemerintahan desa yang semakin baik, berbasis hukum yang kuat, serta didukung oleh seluruh elemen masyarakat. Koramil 0109-04/Simpang Kanan melalui para Babinsanya terus menunjukkan eksistensinya sebagai garda terdepan yang tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga berperan aktif dalam mendampingi masyarakat menuju kemajuan.

Rapat yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini ditutup dengan kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan lanjutan pada minggu berikutnya, guna merampungkan draft peraturan desa dan mempersiapkan proses legalisasi melalui forum BPD dan Pemerintah Kecamatan. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Selasa, 20 Mei 2025

Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Serma Ali Ansari Bahas Program P2B Bersama Penyuluh Pertanian di Desa Blok VI Baru

Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Serma Ali Ansari Bahas Program P2B Bersama Penyuluh Pertanian di Desa Blok VI Baru

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari, dalam upaya memperkuat sinergi antara aparat teritorial dengan instansi terkait dan masyarakat. Bertempat di kantor Desa Blok VI Baru
ACEH SINGKIL, Gunung Meriah, 19 Mei 2025 - Komunikasi sosial (komsos) kembali dijalankan secara aktif oleh Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari, dalam upaya memperkuat sinergi antara aparat teritorial dengan instansi terkait dan masyarakat. Bertempat di kantor Desa Blok VI Baru, Kecamatan Gunung Meriah, kegiatan komsos kali ini difokuskan pada edukasi pertanian dan diskusi mendalam mengenai program Perluasan Areal Tanam (P2B) bersama penyuluh pertanian setempat.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan keakraban, menggambarkan komitmen TNI AD, khususnya Babinsa, dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendampingan intensif kepada para petani. Dalam forum itu, berbagai permasalahan yang dihadapi petani lokal dibahas secara terbuka, termasuk kendala teknis, akses pupuk, hingga pola tanam yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Serma Ali Ansari memfasilitasi jalannya diskusi sambil menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, pemerintah desa, dan penyuluh pertanian agar program P2B dapat berjalan optimal. Menurutnya, peran Babinsa tidak hanya terbatas pada aspek keamanan dan kewilayahan, namun juga sebagai penggerak pembangunan di sektor strategis seperti pertanian.

Penyuluh pertanian yang hadir dalam pertemuan itu memaparkan sejumlah langkah konkret dalam mendukung implementasi program P2B, seperti penyediaan benih unggul, pendampingan teknis, serta pemantauan berkala terhadap progres tanam. Dalam penjelasannya, disampaikan pula bahwa Program P2B bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi lahan, termasuk optimalisasi lahan tidur yang selama ini belum tergarap maksimal.

Tak hanya menyerap aspirasi, Serma Ali Ansari juga turut memberikan pemahaman kepada para petani tentang pentingnya menjaga semangat gotong royong dan kemandirian desa. Ia menggarisbawahi bahwa keberhasilan sektor pertanian merupakan tulang punggung bagi kestabilan sosial dan ekonomi di tingkat lokal.

Dengan semakin intensifnya sinergi antara Babinsa dan penyuluh pertanian, diharapkan program-program ketahanan pangan yang digulirkan pemerintah pusat dapat terimplementasi secara merata hingga ke desa-desa. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat menjadi simbol nyata dari hadirnya negara dalam mendukung kesejahteraan rakyat melalui pendekatan humanis, edukatif, dan solutif.

Kegiatan di Desa Blok VI Baru ini menjadi salah satu contoh konkret bagaimana aparatur negara di level bawah mampu menjalankan tugas secara adaptif dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Semangat kolaborasi yang tercermin dalam pertemuan ini diyakini akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kemandirian desa berbasis pertanian yang berkelanjutan. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Selasa, 06 Mei 2025

Sinergi Babinsa, Perangkat Desa, dan Kader Posyandu Blok VI Baru Gagas Pembentukan Posyandu Remaja

Sinergi Babinsa, Perangkat Desa, dan Kader Posyandu Blok VI Baru Gagas Pembentukan Posyandu Remaja

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari, menjalin sinergi dengan perangkat desa, bidan desa, dan kader-kader posyandu dalam sebuah musyawarah produktif yang digelar di Balai Desa Blok VI Baru
Aceh Singkil, Gunung Meriah, 05 Mei 2025 - Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda dan memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan kesehatan, Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari, menjalin sinergi dengan perangkat desa, bidan desa, dan kader-kader posyandu dalam sebuah musyawarah produktif yang digelar di Balai Desa Blok VI Baru. Musyawarah ini menjadi tonggak awal dalam rencana pembentukan kegiatan posyandu remaja yang bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan preventif, promotif, serta edukatif kepada para remaja di wilayah tersebut.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat menunjukkan kesadaran kolektif akan pentingnya memberikan perhatian khusus kepada kelompok usia remaja, yang saat ini berada dalam masa transisi kritis dan rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan fisik maupun mental. Para peserta musyawarah menyampaikan ide, pengalaman, dan pandangan mengenai perlunya wadah kesehatan yang secara khusus menyasar para remaja sebagai sasaran utama.

Posyandu remaja sendiri merupakan inovasi layanan kesehatan yang tengah dikembangkan di berbagai daerah sebagai respon atas tantangan kesehatan remaja masa kini, seperti anemia, gizi buruk, kesehatan reproduksi, hingga isu kesehatan mental yang kian kompleks. Dalam musyawarah tersebut, dibahas secara rinci struktur kegiatan, sasaran program, jadwal pelaksanaan, dan bentuk layanan yang akan diberikan. Kegiatan ini dirancang agar tidak hanya bersifat medis, tetapi juga edukatif, inspiratif, serta menciptakan ruang aman dan nyaman bagi remaja untuk berkonsultasi dan berdiskusi.

Peran aktif Babinsa dalam kegiatan ini mencerminkan pendekatan teritorial TNI AD yang tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga turut mendukung pembangunan sosial di wilayah binaannya. Kehadiran Serma Ali Ansari menjadi pemicu semangat dan motivasi tersendiri bagi para kader posyandu serta perangkat desa, yang merasa didukung penuh oleh unsur TNI dalam menjalankan misi sosial dan kemanusiaan ini.

Bidan desa turut berperan sebagai ujung tombak dalam pembinaan kesehatan masyarakat, terutama dalam memberikan edukasi seputar kesehatan reproduksi remaja, deteksi dini penyakit, serta pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula mekanisme kolaborasi lintas sektor, termasuk koordinasi dengan pihak puskesmas dan dinas kesehatan setempat agar kegiatan ini dapat berjalan secara berkesinambungan dan terintegrasi dengan program-program kesehatan yang sudah ada.

Para ibu kader posyandu yang hadir menunjukkan antusiasme luar biasa. Dengan pengalaman mereka dalam menjalankan posyandu balita, mereka menyatakan kesiapan untuk mendampingi dan membimbing remaja dalam berbagai kegiatan positif, mulai dari penyuluhan kesehatan, pelatihan keterampilan hidup (life skills), hingga kegiatan keagamaan dan seni budaya. Semangat gotong royong dan kebersamaan tampak jelas dalam setiap pembahasan yang mengarah pada solusi konkret dan langkah nyata.

Musyawarah ini menghasilkan beberapa kesepakatan awal, antara lain penunjukan tim kecil untuk menyusun rencana kerja posyandu remaja, pengumpulan data sasaran remaja, serta penentuan waktu pelaksanaan launching kegiatan. Disepakati pula bahwa pendekatan yang digunakan akan berbasis partisipasi aktif remaja, sehingga mereka tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek yang turut merancang dan mengembangkan kegiatan tersebut.

Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan para remaja di Blok VI Baru dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Pembentukan posyandu remaja juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga dan masyarakat dari sisi kesehatan, sekaligus membangun kepedulian sosial antar generasi.

Kegiatan musyawarah ini ditutup dengan komitmen bersama untuk segera merealisasikan hasil pertemuan dalam waktu dekat, serta melakukan evaluasi berkala guna memastikan keberlanjutan dan dampak positif dari program yang dirancang. Semangat kolaboratif antara TNI, tenaga kesehatan, perangkat desa, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan perubahan yang bermakna bagi masa depan anak-anak muda di desa tersebut. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Minggu, 04 Mei 2025

Dorong Kemandirian Desa, Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Hadiri Rapat Penetapan Indeks Desa di Blok VI Baru

Dorong Kemandirian Desa, Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Hadiri Rapat Penetapan Indeks Desa di Blok VI Baru

rapat penetapan Indeks Desa yang berlangsung di Desa Blok VI Baru
Aceh Singkil, Gunung Meriah, 03 Mei 2025 - Komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian desa kembali ditegaskan dalam kegiatan rapat penetapan Indeks Desa yang berlangsung di Desa Blok VI Baru, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Rapat ini menjadi tonggak awal dalam upaya mengakselerasi status desa menjadi Desa Mandiri, dengan kehadiran berbagai unsur penting, termasuk peran aktif Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari.

Kegiatan ini dihadiri oleh aparatur desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan lembaga kemasyarakatan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan desa. Fokus utama rapat adalah membahas dan menetapkan Indeks Desa Membangun (IDM), yang menjadi dasar penilaian dan klasifikasi tingkat kemandirian desa.

Indeks Desa Membangun sendiri merupakan instrumen penting yang digunakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dalam menentukan status perkembangan desa berdasarkan tiga aspek utama, yaitu ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan lingkungan. Penetapan indeks ini sangat penting karena akan menentukan arah pembangunan dan alokasi program strategis ke depan.

Desa Blok VI Baru menunjukkan progres signifikan dalam berbagai sektor, mulai dari pertumbuhan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pengelolaan potensi sumber daya alam secara berkelanjutan. Dalam rapat tersebut, disoroti pula capaian desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, terutama melalui pemberdayaan kelompok tani, UMKM, dan koperasi desa.

Kehadiran Babinsa Serma Ali Ansari dalam forum ini mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya dalam pembangunan desa. Peran Babinsa tidak hanya sebagai pengawal keamanan, tetapi juga sebagai fasilitator pembangunan yang mampu menjembatani komunikasi antara masyarakat dan institusi pemerintahan.

Rapat berlangsung dengan dinamis, disertai paparan data perkembangan desa dari pihak kecamatan dan dinas terkait. Masyarakat dan perangkat desa turut menyampaikan aspirasi dan harapan agar Desa Blok VI Baru dapat segera memperoleh status Desa Mandiri, yang akan membuka peluang lebih luas dalam mendapatkan dukungan program pembangunan dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Langkah konkret juga mulai dirancang melalui perumusan rencana tindak lanjut pasca-penetapan indeks, termasuk penguatan kelembagaan desa, digitalisasi pelayanan administrasi, serta peningkatan infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat.

Upaya menjadikan Desa Blok VI Baru sebagai desa mandiri merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk menciptakan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. Dengan kerja sama semua pihak, termasuk peran aktif TNI melalui Babinsa, harapan tersebut semakin mendekati kenyataan.

Melalui kegiatan ini, Desa Blok VI Baru memperlihatkan tekad kuat untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai kawasan permukiman, tetapi sebagai pusat pertumbuhan yang memberdayakan seluruh lapisan masyarakat. Langkah ke depan akan terus dikawal secara kolektif demi terwujudnya desa yang tangguh dan berdaya saing di tengah dinamika pembangunan nasional. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Rabu, 23 April 2025

Perkuat Komsos, Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Bantu Mediasi Perselisihan Warga di Desa Blok VI Baru

Perkuat Komsos, Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Bantu Mediasi Perselisihan Warga di Desa Blok VI Baru

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari, yang melakukan pendampingan dan komunikasi intensif dengan perangkat Desa Blok VI Baru dalam upaya penyelesaian perselisihan antar warga
ACEH SINGKIL, Gunung Meriah, 22 April 2025 – Komunikasi sosial (komsos) terus menjadi salah satu ujung tombak upaya TNI dalam menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat. Hal ini kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Serma Ali Ansari, yang melakukan pendampingan dan komunikasi intensif dengan perangkat Desa Blok VI Baru dalam upaya penyelesaian perselisihan antar warga yang sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Kegiatan mediasi tersebut berlangsung di kantor Desa Blok VI Baru dan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari kedua pihak yang berselisih. Babinsa Serma Ali Ansari hadir langsung di lokasi untuk membantu menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan damai agar proses penyelesaian masalah dapat berjalan lancar dan adil.

Perselisihan yang melibatkan dua warga setempat ini bermula dari kesalahpahaman dalam urusan batas lahan, yang kemudian berkembang menjadi perdebatan panas dan sempat memicu kekhawatiran akan terjadinya konflik lebih besar. Menyadari pentingnya penyelesaian yang damai dan menghindari potensi eskalasi, pemerintah desa segera mengambil langkah cepat dengan menghadirkan para pihak dalam forum musyawarah.

Dalam forum tersebut, Serma Ali Ansari berperan aktif sebagai penengah sekaligus pengayom. Dengan pendekatan humanis dan penuh kebijaksanaan, ia mendorong kedua belah pihak untuk membuka diri, menyampaikan pandangan masing-masing, serta mendengarkan satu sama lain dengan kepala dingin. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memunculkan kepercayaan dari masyarakat bahwa TNI senantiasa berpihak pada kedamaian dan keadilan.

Proses komunikasi dan musyawarah berlangsung selama beberapa jam, dan akhirnya menghasilkan kesepakatan damai yang diterima oleh kedua belah pihak. Pihak desa memberikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif Babinsa yang dinilai sangat membantu dalam menyelesaikan konflik secara cepat dan tepat, tanpa harus melibatkan jalur hukum yang lebih panjang.

Kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan nyata dari sinergi antara TNI dan aparatur desa dalam menciptakan stabilitas sosial di tingkat akar rumput. Serma Ali Ansari menunjukkan bahwa keberadaan Babinsa di tengah masyarakat bukan sekadar simbol kehadiran militer, melainkan wujud nyata pengabdian dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kesejahteraan warga desa binaan.

Kegiatan komsos semacam ini juga menjadi bagian penting dari tugas teritorial TNI, yang tidak hanya mengedepankan aspek pertahanan negara, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial masyarakat di tingkat desa. Langkah yang dilakukan Serma Ali Ansari menjadi bukti bahwa kehadiran TNI sangat relevan dan strategis dalam menjaga ketentraman di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Sabtu, 19 April 2025

Sinergi TNI dan Pemerintah Desa: Babinsa Koramil 0109-02/Singkil Hadiri Rapat Pengelolaan Dana Ketahanan Pangan di Kampung Baru

Sinergi TNI dan Pemerintah Desa: Babinsa Koramil 0109-02/Singkil Hadiri Rapat Pengelolaan Dana Ketahanan Pangan di Kampung Baru

Babinsa Koramil 0109-02/Singkil, Serda Samir, menghadiri rapat penting yang diselenggarakan di Balai Desa Kampung Baru
ACEH SINGKIL, Singkil Utara, 18 April 2025 — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah pedesaan, Babinsa Koramil 0109-02/Singkil, Serda Samir, menghadiri rapat penting yang diselenggarakan di Balai Desa Kampung Baru. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah desa dalam mengelola dan mengoptimalkan pemanfaatan dana ketahanan pangan tahun anggaran 2025.

Rapat yang berlangsung dalam suasana kondusif tersebut dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Singkil Utara, perangkat desa, perwakilan kelompok tani, serta tokoh masyarakat. Pertemuan ini difokuskan pada perencanaan rinci penggunaan dana ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa, dengan tujuan utama meningkatkan produksi pertanian, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, serta mengantisipasi ancaman krisis pangan di masa depan.

Serda Samir, sebagai perwakilan TNI AD di wilayah binaannya, menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa dalam rapat tersebut mencerminkan sinergi antara aparat teritorial dengan pemerintah desa, terutama dalam memastikan bahwa penggunaan anggaran tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.

Selama rapat berlangsung, berbagai masukan dan saran dikemukakan oleh peserta, termasuk rencana pengembangan lahan pertanian, pengadaan bibit unggul, serta pemberdayaan kelompok tani melalui pelatihan teknis dan pendampingan berkelanjutan. Pemerintah desa juga menyampaikan rincian alokasi anggaran yang akan difokuskan pada sektor-sektor prioritas sesuai kebutuhan lokal.

Babinsa Koramil 0109-02/Singkil memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah proaktif yang diambil oleh pemerintah Desa Kampung Baru dalam mendukung program ketahanan pangan. Kolaborasi antara aparat kewilayahan dan pemerintah desa diharapkan dapat menciptakan ketahanan pangan yang tangguh serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut juga ditegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana. Seluruh elemen masyarakat diharapkan turut serta mengawasi jalannya program, guna memastikan tidak terjadi penyimpangan serta menciptakan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan di desa.

Kegiatan ini menjadi cerminan nyata dari semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kedaulatan pangan di tingkat desa. Dengan dukungan dari semua pihak, termasuk peran aktif Babinsa sebagai penghubung antara masyarakat dan TNI, Desa Kampung Baru optimis mampu menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola program ketahanan pangan secara efektif dan berkelanjutan. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Selasa, 08 April 2025

Sinergi Babinsa dan Muspika Gunung Meriah: Dorong Optimalisasi Lahan untuk Ketahanan Pangan Daerah

Sinergi Babinsa dan Muspika Gunung Meriah: Dorong Optimalisasi Lahan untuk Ketahanan Pangan Daerah

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Koptu Ramadhani, bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Gunung Meriah, melaksanakan rapat koordinasi yang membahas strategi optimalisasi lahan pertanian
ACEH SINGKIL, Gunung Meriah, 07 April 2025 – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Gunung Meriah, Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Koptu Ramadhani, bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Gunung Meriah, melaksanakan rapat koordinasi yang membahas strategi optimalisasi lahan pertanian yang belum termanfaatkan secara maksimal. Kegiatan ini berlangsung di aula Kantor Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, dengan dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk perwakilan dari Dinas Pertanian, tokoh masyarakat, serta kelompok tani.

Rapat ini menjadi wadah penting untuk membahas berbagai tantangan dan peluang dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian lokal. Dalam pembahasan tersebut, para peserta sepakat bahwa pemanfaatan lahan tidur atau lahan yang belum digarap secara optimal merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan ketahanan pangan, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi dan perubahan iklim yang berdampak pada hasil panen masyarakat.

Koptu Ramadhani, yang selama ini aktif mendampingi petani dan masyarakat di wilayah binaannya, menegaskan komitmen TNI AD melalui Babinsa untuk terus berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keterlibatan langsung Babinsa dalam kegiatan pertanian, mulai dari pendampingan teknis hingga pengawasan lapangan, merupakan bentuk nyata sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat demi terwujudnya swasembada pangan di tingkat lokal.

Sementara itu, pihak Kecamatan Gunung Meriah turut menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai hasil yang maksimal. Dalam forum tersebut, juga dibahas berbagai rencana tindak lanjut seperti identifikasi lahan potensial, pelatihan pertanian berkelanjutan bagi petani, serta penyediaan sarana dan prasarana penunjang seperti pupuk, bibit unggul, dan alat pertanian modern.

Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Singkil yang turut hadir memberikan gambaran mengenai potensi pertanian di wilayah Gunung Meriah, serta mendukung penuh inisiatif optimalisasi lahan sebagai bagian dari program prioritas daerah. Selain itu, langkah ini juga dianggap sebagai solusi dalam membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar serta meningkatkan perekonomian desa secara menyeluruh.

Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa poin penting yang akan segera ditindaklanjuti oleh masing-masing pihak, termasuk pembentukan tim pemantauan lapangan, penyusunan roadmap pemanfaatan lahan, serta pelibatan aktif kelompok tani dalam proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.

Dengan semangat gotong royong dan rasa tanggung jawab bersama, upaya optimalisasi lahan ketahanan pangan di Kecamatan Gunung Meriah diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan yang tangguh, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Jumat, 28 Februari 2025

Bati Tuud Serma Nurhan F Hadiri Musyawarah Batas Lahan HGU PT. Socfindo dan Warga: Upaya Penyelesaian Konflik di Simpang Kanan

Bati Tuud Serma Nurhan F Hadiri Musyawarah Batas Lahan HGU PT. Socfindo dan Warga: Upaya Penyelesaian Konflik di Simpang Kanan

Permasalahan batas lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Socfindo dengan bangunan-bangunan milik masyarakat di Desa Pandansari dan Siatas
ACEH SINGKIL, Simpang Kanan, 27 Februari 2025 – Permasalahan batas lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Socfindo dengan bangunan-bangunan milik masyarakat di Desa Pandansari dan Siatas menjadi fokus dalam musyawarah yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pangi, Kecamatan Simpang Kanan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk unsur pemerintah, perwakilan perusahaan, tokoh masyarakat, serta aparat keamanan.

Dalam kesempatan ini, Bati Tuud Koramil 0109-04/Simpang Kanan, Serma Nurhan F, hadir mewakili Danramil, menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat serta menjaga kondusivitas wilayah.

Musyawarah ini diselenggarakan guna mencari solusi terbaik atas sengketa batas lahan yang telah menjadi perhatian masyarakat setempat.

Dalam pertemuan ini, berbagai pandangan disampaikan oleh perwakilan warga, pihak PT. Socfindo, serta unsur pemerintahan. Masyarakat berharap ada kebijakan yang adil dan tidak merugikan kepentingan mereka, mengingat banyak bangunan telah berdiri dan digunakan untuk kepentingan sosial serta ekonomi warga.

Serma Nurhan F dalam musyawarah ini menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antara warga dan pihak perusahaan. Dia juga menyampaikan bahwa TNI selalu siap untuk berperan sebagai penengah dalam mencari solusi yang tidak hanya menguntungkan salah satu pihak, tetapi juga mempertimbangkan kepentingan bersama demi stabilitas wilayah.

Selain perwakilan dari TNI, musyawarah ini juga dihadiri oleh unsur pemerintahan setempat, termasuk perwakilan kecamatan dan desa, yang turut memberikan masukan serta memastikan bahwa keputusan yang diambil nantinya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pihak PT. Socfindo sendiri menyatakan kesediaan untuk mencari jalan keluar yang tidak merugikan masyarakat, dengan tetap mempertahankan hak hukum yang mereka miliki atas lahan tersebut. Mereka juga menegaskan bahwa dialog dengan warga akan terus dilakukan guna mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.

Musyawarah ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penyelesaian yang adil dan damai bagi semua pihak. Ke depan, pertemuan lanjutan akan dilakukan untuk memperjelas batas-batas lahan secara teknis, dengan melibatkan tim ahli serta dokumentasi hukum yang lebih terperinci.

Masyarakat berharap adanya keputusan yang bijak, yang tidak hanya mempertimbangkan aspek legalitas, tetapi juga sisi kemanusiaan dan kepentingan sosial. Sementara itu, aparat keamanan dan pemerintah setempat tetap mengimbau semua pihak untuk menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik di lapangan.

Dengan adanya musyawarah ini, diharapkan konflik terkait batas lahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan, mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Rabu, 26 Februari 2025

Babinsa Koramil 0109-01/Pulau Banyak Hadiri Rapat Evaluasi Dana Desa 20% untuk Ketahanan Pangan

Babinsa Koramil 0109-01/Pulau Banyak Hadiri Rapat Evaluasi Dana Desa 20% untuk Ketahanan Pangan

Babinsa Koramil 0109-01/Pulau Banyak, Kopka Efrizal, menghadiri rapat progres yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat
ACEH SINGKIL, Pulau Banyak, 25 Februari 2025 – Dalam upaya memastikan penggunaan Dana Desa (DD) sebesar 20% untuk ketahanan pangan berjalan sesuai rencana, Babinsa Koramil 0109-01/Pulau Banyak, Kopka Efrizal, menghadiri rapat progres yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Pulau Banyak. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perangkat desa, camat, serta perwakilan dari dinas terkait guna membahas implementasi program ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Rapat ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi dan memastikan bahwa alokasi Dana Desa yang diperuntukkan bagi ketahanan pangan dapat dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran. Dalam kesempatan tersebut, berbagai pihak menyampaikan laporan perkembangan program, kendala yang dihadapi, serta strategi untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai Babinsa yang bertugas di wilayah Pulau Banyak, Kopka Efrizal memiliki peran aktif dalam mendampingi dan mengawasi pelaksanaan program pembangunan desa, termasuk ketahanan pangan. Dalam forum ini, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat terkait agar program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai harapan.

Ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas dalam penggunaan Dana Desa, mengingat sektor ini memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi dan ketahanan sosial. Oleh karena itu, pemerintah menegaskan bahwa setiap desa wajib mengalokasikan minimal 20% dari Dana Desa untuk program yang mendukung ketahanan pangan, seperti pengembangan pertanian, peternakan, perikanan, serta penyediaan infrastruktur pendukung.

Dalam rapat ini, beberapa desa di wilayah Pulau Banyak juga memaparkan program unggulan mereka dalam bidang ketahanan pangan. Ada yang fokus pada budidaya tanaman pangan lokal, pengembangan tambak ikan, hingga pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian produktif. Berbagai program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengelola Dana Desa secara efektif.

Selain itu, rapat ini juga membahas kendala yang dihadapi dalam realisasi program ketahanan pangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, akses terhadap teknologi pertanian, serta tantangan cuaca dan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI dan instansi terkait, untuk memberikan pendampingan dan pelatihan bagi masyarakat agar program ini dapat berjalan optimal.

Dengan adanya keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini, diharapkan implementasi program ketahanan pangan di wilayah Pulau Banyak dapat berjalan dengan lebih baik. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat dibutuhkan guna menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Rapat progres ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa penggunaan Dana Desa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan. Semua pihak yang hadir sepakat untuk terus berkoordinasi dan bekerja sama dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Senin, 24 Februari 2025

Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor Hadiri Musrenbangdes TA 2025 di Desa Lae Pinang

Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor Hadiri Musrenbangdes TA 2025 di Desa Lae Pinang

Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor, Sertu Hardy Sulistyo, menghadiri acara Musyawarah Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran (TA) 2025
ACEH SINGKIL, Singkohor, 23 Februari 2025 – Babinsa Koramil 0109-06/Singkohor, Sertu Hardy Sulistyo, menghadiri acara Musyawarah Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran (TA) 2025 yang diselenggarakan di Gedung Pertemuan Desa Lae Pinang. Acara ini bertujuan untuk membahas dan menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Kampung (RKPKam) TA 2025.

Musrenbangdes merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan untuk merencanakan pembangunan desa secara partisipatif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk aparat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari instansi terkait. Dalam pertemuan ini, berbagai usulan program dan prioritas pembangunan dikaji serta didiskusikan guna menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Hardy Sulistyo menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, serta aparat TNI dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan di wilayah setempat. Ia menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di Musrenbangdes merupakan bentuk dukungan TNI dalam mendampingi serta mengawal program pembangunan desa agar dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Selain itu, diskusi dalam Musrenbangdes ini menyoroti berbagai aspek pembangunan, termasuk infrastruktur, ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat. Masyarakat yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi serta permasalahan yang dihadapi, sehingga keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan riil di lapangan.

Musrenbangdes TA 2025 ini diharapkan mampu menghasilkan rencana kerja pembangunan yang realistis dan dapat diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan desa. Dengan adanya keterlibatan berbagai pihak, termasuk Babinsa sebagai mitra strategis, diharapkan proses pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Rabu, 08 Januari 2025

Babinsa Koramil 0109-01/Pulau Banyak, Hadiri Rapat BPKam Teluk Nibung Bahas Peraturan Desa Demi Kenyamanan Warga

Babinsa Koramil 0109-01/Pulau Banyak, Hadiri Rapat BPKam Teluk Nibung Bahas Peraturan Desa Demi Kenyamanan Warga

Babinsa dari Koramil 0109-01/Pulau Banyak, menghadiri rapat yang digelar oleh Badan Permusyawaratan Kampung (BPKam) Desa Teluk Nibung
ACEH SINGKIL, Pulau Banyak, 07 Januari 2025 - Dalam upaya menciptakan lingkungan yang harmonis dan nyaman bagi seluruh warga desa, Kopka Efrizal Sugianto, Babinsa dari Koramil 0109-01/Pulau Banyak, menghadiri rapat yang digelar oleh Badan Permusyawaratan Kampung (BPKam) Desa Teluk Nibung. Acara tersebut berlangsung di balai Desa Teluk Nibung dan bertujuan membahas peraturan desa yang menjadi panduan utama bagi kehidupan masyarakat.

Rapat yang berlangsung menghadirkan berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemuda. Suasana penuh semangat terlihat sejak awal rapat, menunjukkan antusiasme warga untuk berkontribusi dalam penyusunan aturan yang berlandaskan nilai-nilai kebersamaan dan keadilan.

Dalam pembahasan, fokus utama adalah penyusunan peraturan desa yang mencakup tata kelola lingkungan, pengelolaan sumber daya desa, dan upaya menciptakan hubungan yang harmonis antarwarga. Tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas hidup di desa.

Sebagai Babinsa, Kopka Efrizal Sugianto memainkan peran penting dalam memastikan keamanan dan ketertiban selama rapat berlangsung. Kehadirannya tidak hanya untuk menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memberikan masukan berharga berdasarkan pengalamannya sebagai pembina keamanan dan ketahanan wilayah.

Dalam rapat tersebut, berbagai masukan disampaikan oleh para peserta, mulai dari penanganan limbah domestik hingga aturan mengenai kegiatan sosial yang melibatkan banyak warga. Semua pandangan disampaikan secara terbuka, dan setiap usulan dipertimbangkan dengan saksama untuk memastikan hasil keputusan dapat diterima oleh semua pihak.

Selain membahas peraturan, acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah desa, Babinsa, dan masyarakat. Komunikasi yang terjalin erat antara semua pihak diharapkan dapat meningkatkan kerjasama dalam mengatasi berbagai tantangan yang ada di desa.

Rapat berakhir dengan kesimpulan yang akan menjadi dasar dalam merumuskan rancangan peraturan desa. Proses ini akan dilanjutkan dengan konsultasi lebih lanjut sebelum peraturan tersebut ditetapkan secara resmi. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Kamis, 02 Januari 2025

Babinsa Pulau Balai Hadiri Pelaksanaan Lokmin 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)

Babinsa Pulau Balai Hadiri Pelaksanaan Lokmin 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)

Babinsa Koramil 0109-01/Pulau Banyak, Koptu Zainuddin, menghadiri Lokakarya Mini 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang digelar di Aula Puskesmas Pulau Banyak
ACEH SINGKIL, Pulau Banyak, 2 Januari 2025 – Babinsa Koramil 0109-01/Pulau Banyak, Koptu Zainuddin, menghadiri Lokakarya Mini 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang digelar di Aula Puskesmas Pulau Banyak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui pendekatan berbasis masyarakat.

Dalam acara tersebut, Kepala Puskesmas Pulau Banyak, Munawarsya, SKM. menyampaikan pentingnya penerapan 5 (lima) pilar STBM, yakni:
1. Stop buang air besar sembarangan (BABS).
2. Cuci tangan pakai sabun (CTPS).
3. Pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga.
4. Pengelolaan sampah rumah tangga.
5. Pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Koptu Zainuddin selaku Babinsa Pulau Balai juga menekankan peran penting Babinsa dalam mendukung program kesehatan masyarakat. “Kami siap bekerja sama dengan pihak Puskesmas dan masyarakat untuk menyukseskan penerapan STBM. Kesehatan dan kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” Tegasnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Bhabinpotmar, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta kader kesehatan. Diskusi interaktif berlangsung dengan antusias, membahas berbagai tantangan dan solusi dalam penerapan STBM di Pulau Banyak. Diharapkan, lokakarya ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan di wilayah Pulau Banyak. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya

Rabu, 25 Desember 2024

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Hadiri Musrenbang Desa Gunung Lagan, Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah Hadiri Musrenbang Desa Gunung Lagan, Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Pelda Abdi Haryanto, memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah binaannya dengan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) di Desa Gunung Lagan
ACEH SINGKIL, Gunung Meriah, 24 Desember 2024 – Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Pelda Abdi Haryanto, memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah binaannya dengan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) di Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah. Acara yang berlangsung dengan penuh semangat ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk aparatur desa, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Musrenbang ini bertujuan untuk menyusun rencana pembangunan desa secara partisipatif dan berkelanjutan, yang selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung prioritas pembangunan daerah. Dalam pertemuan ini, berbagai isu strategis diangkat, mulai dari infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.

Keikutsertaan Pelda Abdi Haryanto sebagai Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di tingkat desa. Babinsa sebagai ujung tombak TNI di wilayah pedesaan memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta Musrenbang aktif memberikan masukan dan usulan, termasuk prioritas pembangunan yang dianggap paling mendesak. Pelda Abdi Haryanto turut mendengarkan setiap aspirasi warga dengan seksama, mencatat berbagai kebutuhan yang nantinya akan diteruskan kepada pihak-pihak terkait untuk ditindaklanjuti.

Selain menjadi ruang partisipasi masyarakat, Musrenbang ini juga menciptakan sinergi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, kecamatan, dan unsur TNI-Polri. Kolaborasi seperti ini diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan di Desa Gunung Lagan, sekaligus mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, seperti keterbatasan akses infrastruktur dan fasilitas publik.

Desa Gunung Lagan, dengan potensi alam dan sumber daya manusia yang melimpah, memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi desa yang mandiri dan sejahtera. Namun, hal tersebut memerlukan perencanaan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk keberlanjutan program-program yang telah dirancang dalam Musrenbang ini.

Pelda Abdi Haryanto, dengan pengalamannya dalam mendampingi masyarakat, berharap hasil Musrenbang ini dapat menjadi pijakan kuat bagi kemajuan desa. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, yang menjadi kunci utama dalam merealisasikan setiap program pembangunan yang telah direncanakan.

Dengan keberhasilan pelaksanaan Musrenbang ini, Desa Gunung Lagan optimis dapat melangkah lebih jauh dalam mewujudkan visi pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Semua pihak yang hadir menyatakan komitmennya untuk mendukung implementasi rencana-rencana strategis yang telah disusun demi kesejahteraan bersama. (*Singkil Post)
Baca selengkapnya